Penelitian DNA Bantu Selamatkan Jahe Endemik Pulau Jawa yang Terancam Punah
Jahe endemik Pulau Jawa, Zingiber odoriferum, menghadapi krisis populasi akibat kerusakan habitat, deforestasi, dan alih fungsi lahan menjadi pemukiman.
Di tengah ancaman kepunahan, tim peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Universitas Negeri Malang melakukan penelitian struktur DNA kloroplas tanaman ini.
>>> Serum atau Moisturizer Dulu? Ini Urutan Skincare yang Benar
DNA kloroplas berperan sebagai penggerak utama dalam proses fotosintesis, sehingga menjadi kunci konservasi spesies.
Genom Kloroplas Lengkap untuk Konservasi
Penelitian yang dipimpin oleh Irfan Martiansyah dari Pusat Riset Botani Terapan BRIN berhasil menyusun genom kloroplas lengkap Zingiber odoriferum.
Hasil penelitian ini dipublikasikan dengan judul "First Chloroplast Genome of the Critically Endangered Java Ginger Zingiber odoriferum Blume: Genomic Insight for Conservation, Evolution, and Biodiversity Monitoring" dan meraih juara 1 Lomba Poster Ilmiah.
Data genom ini membuka peluang baru bagi konservasi tumbuhan langka Indonesia berbasis data genetik.
Jahe endemik ini memiliki segudang manfaat kesehatan, seperti antimikroba, antiinflamasi, dan antioksidan, namun keterbatasan pengetahuan menjadi tantangan konservasi.
Penyusunan genom kloroplas dilakukan melalui beberapa tahapan: pengambilan sampel daun, ekstraksi DNA, sekuensing menggunakan platform Illumina NextSeq 500, perakitan genom, anotasi, analisis komparatif, hingga analisis filogenetik.
"Selama ini informasi genetik Zingiber odoriferum masih sangat terbatas.
Dengan tersedianya genom kloroplas lengkap, kami berharap data ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung identifikasi spesies, pemantauan populasi, hingga penyusunan strategi konservasi yang lebih efektif," ujar Irfan.
>>> Freeport Targetkan Setoran ke Negara Rp120 Triliun pada 2028
Analisis filogenetik mengungkap hubungan kekerabatan terdekat Zingiber odoriferum dengan kelompok Cryptanthium, yaitu Zingiber teres dan Zingiber smilesianum.
Temuan ini memperkaya informasi sejarah spesies dan memberikan landasan ilmiah untuk strategi konservasi tumbuhan endemik Indonesia.
Update Terbaru
Kuntadi Calon Jampidsus Pengganti Febrie Adriansyah Berharta Rp3,6 M
Rabu / 15-07-2026, 16:49 WIB
Kuntadi Calon Jampidsus Pengganti Febrie Adriansyah Berharta Rp3,6 M
Rabu / 15-07-2026, 16:49 WIB
SPBU Pertamina di Medan Kembali Beroperasi Normal
Rabu / 15-07-2026, 16:49 WIB
SPBU Pertamina di Medan Kembali Beroperasi Normal
Rabu / 15-07-2026, 16:49 WIB
Ter Stegen Dikabarkan Gabung Ajax, Bakal Bersaing dengan Maarten Paes
Rabu / 15-07-2026, 16:49 WIB
Ter Stegen Dikabarkan Gabung Ajax, Bakal Bersaing dengan Maarten Paes
Rabu / 15-07-2026, 16:45 WIB
Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Baru Kasus Febrie, Belum Ada Tersangka
Rabu / 15-07-2026, 16:45 WIB
Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Baru Kasus Febrie, Belum Ada Tersangka
Rabu / 15-07-2026, 16:45 WIB
Cara Klaim Saldo Dana Rp160.000 dari Aplikasi Crazy Shoot di 2026
Rabu / 15-07-2026, 16:42 WIB
PSM Makassar Resmi Kembali Tunjuk Darije Kalezic sebagai Pelatih
Rabu / 15-07-2026, 16:42 WIB
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Rela Turun Kasta demi Gabung Semen Padang
Rabu / 15-07-2026, 16:42 WIB
Mau Coba Pilates? Yuk Ikutan Sesi Seru di Wellnest Festival 2026
Rabu / 15-07-2026, 16:42 WIB
Mau Coba Pilates? Yuk Ikutan Sesi Seru di Wellnest Festival 2026
Rabu / 15-07-2026, 16:42 WIB
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp18.068 per Dolar AS Sore Ini
Rabu / 15-07-2026, 16:42 WIB







