Freeport Targetkan Setoran ke Negara Rp120 Triliun pada 2028
PT Freeport Indonesia (PTFI) menargetkan kontribusi kepada negara mencapai sekitar US$7,1 miliar atau setara Rp120 triliun pada 2028.
Target tersebut diproyeksikan tercapai setelah seluruh fasilitas produksi tambang dan smelter kembali beroperasi dengan kapasitas penuh.
>>> Anggaran Kipas Angin Kopdes Merah Putih Rp1,8 Triliun, Menkop: Saya Tak Tahu
Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, menyampaikan hal itu dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi XII DPR RI di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (14/7/2026).
"Kita lihat begitu masuk sudah kapasitas produksi penuh, penerimaan negara akan bisa melebihi US$7 miliar per tahun.
Kalau kita rupiahkan, itu kira-kira sekitar Rp120 triliun per tahun, begitu seterusnya di tahun-tahun ke depan," ujar Tony.
Rincian Setoran ke Negara
Berdasarkan paparan perusahaan, proyeksi setoran pada 2028 terdiri atas pajak sebesar US$3,1 miliar, dividen sekitar US$2,7 miliar melalui MIND ID, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar US$1,3 miliar.
PTFI memperkirakan kontribusi kepada negara akan tetap di kisaran US$7,1 miliar pada 2029, sebelum meningkat menjadi sekitar US$8 miliar pada 2030.
>>> BPOM Temukan 14 Kosmetik Berbahaya pada Triwulan II 2026, Ini Daftarnya
Sebelum mencapai target tersebut, setoran diperkirakan turun pada 2026 menjadi US$2,6 miliar, dibandingkan realisasi 2025 sebesar US$4,3 miliar.
Nilai proyeksi 2026 tersebut masih mencakup dividen sekitar US$1,1 miliar yang akan diterima pemerintah melalui MIND ID.
"Tahun 2026, penerimaan negara yang terdiri dari pajak, dividen, dan royalti itu memang menurun menjadi US$2,6 miliar dari tahun lalu US$4,3 miliar.
Di dalam sini masih juga akan ada dividen sebesar US$1,1 miliar yang akan diterima oleh pemerintah melalui MIND ID," kata Tony.
Selanjutnya, kontribusi PTFI diproyeksikan kembali meningkat pada 2027 menjadi US$4,7 miliar, terdiri atas dividen US$1,9 miliar, pajak US$1,9 miliar, dan PNBP sekitar US$900 juta.
>>> Mengintip Interior Suzuki New XL7 yang Makin Modern, Ada Apa Saja?
Tony menjelaskan seluruh proyeksi tersebut disusun dengan asumsi harga tembaga sebesar US$6 per pound dan harga emas mencapai US$4.500 per ounce.
Update Terbaru
Ter Stegen Dikabarkan Gabung Ajax, Bakal Bersaing dengan Maarten Paes
Rabu / 15-07-2026, 16:45 WIB
Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Baru Kasus Febrie, Belum Ada Tersangka
Rabu / 15-07-2026, 16:45 WIB
Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Baru Kasus Febrie, Belum Ada Tersangka
Rabu / 15-07-2026, 16:45 WIB
Cara Klaim Saldo Dana Rp160.000 dari Aplikasi Crazy Shoot di 2026
Rabu / 15-07-2026, 16:42 WIB
PSM Makassar Resmi Kembali Tunjuk Darije Kalezic sebagai Pelatih
Rabu / 15-07-2026, 16:42 WIB
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Rela Turun Kasta demi Gabung Semen Padang
Rabu / 15-07-2026, 16:42 WIB
Mau Coba Pilates? Yuk Ikutan Sesi Seru di Wellnest Festival 2026
Rabu / 15-07-2026, 16:42 WIB
Mau Coba Pilates? Yuk Ikutan Sesi Seru di Wellnest Festival 2026
Rabu / 15-07-2026, 16:42 WIB
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp18.068 per Dolar AS Sore Ini
Rabu / 15-07-2026, 16:42 WIB
Rupiah Menguat ke Rp18.068 per Dolar AS, Didorong Inflasi AS
Rabu / 15-07-2026, 16:42 WIB
PSM Makassar Resmi Tunjuk Kembali Darije Kalezic sebagai Pelatih
Rabu / 15-07-2026, 16:40 WIB
32 Tahun Hilang, Penalti Kaki Kiri Spanyol Kembali Muncul
Rabu / 15-07-2026, 16:40 WIB
32 Tahun Hilang, Penalti Kaki Kiri Spanyol Kembali Muncul
Rabu / 15-07-2026, 16:40 WIB
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Rela Turun Kasta demi Gabung Semen Padang
Rabu / 15-07-2026, 16:35 WIB







