Adu Kuat Freeport vs Amman di Hilirisasi Tembaga RI, Siapa Unggul?
Dua raksasa tambang tembaga di Indonesia, PT Freeport Indonesia (PTFI) dan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), kini tengah bersaing dalam babak baru hilirisasi.
Keduanya membangun fasilitas pemurnian di dalam negeri untuk mengolah konsentrat menjadi produk bernilai tambah.
>>> Gary Neville Bongkar Kelemahan Argentina, Inggris Punya Peluang Emas Singkirkan Messi
Meski memiliki strategi serupa, skala operasi, kapasitas pengolahan, dan ragam produk yang dihasilkan menunjukkan perbedaan signifikan. Berikut perbandingan keduanya.
Kapasitas Pemurnian: Freeport Jauh di Depan
Freeport mengoperasikan dua fasilitas pemurnian di Gresik dengan total kapasitas sekitar 3 juta ton konsentrat per tahun.
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas menyebutkan, kapasitas itu berasal dari smelter baru (1,7 juta ton) dan PT Smelting yang ditingkatkan menjadi 1,3 juta ton per tahun.
Sementara itu, Amman Mineral mengoperasikan smelter di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, dengan kapasitas desain 900.000 ton konsentrat per tahun.
Presiden Direktur PT Amman Mineral Nusa Tenggara Rachmat Makkasau mengatakan, teknologi yang digunakan adalah double flash technology, sama seperti Freeport.
Produksi Katoda Tembaga: Skala Berbeda
Smelter baru Freeport dirancang menghasilkan sekitar 600.000 ton katoda tembaga per tahun.
Jika digabung dengan PT Smelting, total produksi katoda tembaga Freeport diproyeksikan mencapai sekitar 800.000 ton per tahun.
Sebaliknya, Amman memproyeksikan produksi katoda tembaga dari smelternya sekitar 220.000 ton per tahun.
>>> Sinopsis 'Honest Thief' di Bioskop Trans TV Hari Ini
Selain katoda, smelter Amman juga menghasilkan 18 ton emas, 55 ton perak, dan 77 ton selenium per tahun, serta by-product asam sulfat sekitar 830.000 ton.
Produk Emas dan Logam Ikutan: Freeport Lebih Variatif
Update Terbaru
Pengembang Assassin's Creed Black Flag Resynced Dipecat Usai Dapat Pujian
Selasa / 14-07-2026, 19:57 WIB
Hakim Gugurkan Dakwaan Cekik dalam Kasus Lindsay Clancy
Selasa / 14-07-2026, 19:56 WIB
Joe Amabile, Bintang 'Bachelor in Paradise', Didiagnosis Tumor Otak
Selasa / 14-07-2026, 19:56 WIB
Persija Jakarta Resmi Kontrak Bek Serbia Radovan Pankov Dua Musim
Selasa / 14-07-2026, 19:56 WIB
Bapanas: Bantuan Pangan Tahap II Siap Digelontorkan Agustus 2026
Selasa / 14-07-2026, 19:56 WIB
Kuda Nil Moo Deng 'Ramal' Final Piala Dunia 2026: Prancis vs Inggris
Selasa / 14-07-2026, 19:56 WIB
Iran Yakinkan Yordania Hanya Gempur Pangkalan AS: Kami Cinta Kalian
Selasa / 14-07-2026, 19:56 WIB
5 Alasan Prancis vs Spanyol Berpotensi Banjir Gol di Semifinal Piala Dunia 2026
Selasa / 14-07-2026, 19:54 WIB
Ketua KPK Klaim Koordinasi dengan Jaksa Agung soal Kasus Febrie
Selasa / 14-07-2026, 19:54 WIB
De La Fuente Puji Mbappe: Salah Satu Tokoh Besar Sepak Bola
Selasa / 14-07-2026, 19:54 WIB
Transjakarta Koridor 'Jalur Langit' Dialihkan Imbas Pembongkaran JPO
Selasa / 14-07-2026, 19:49 WIB
Iran Masih Bisa Kirim 80 Juta Barel Minyak Meski Berperang Lawan AS
Selasa / 14-07-2026, 19:49 WIB
Cek BLT 2026 Pakai NIK, Begini Cara Mengetahui Status Penerima Secara Online
Selasa / 14-07-2026, 19:49 WIB
Jang Wonyoung IVE Bicara soal Hidup di Bawah Sorotan Publik
Selasa / 14-07-2026, 19:44 WIB







