Seorang pengembang Ubisoft Barcelona yang terlibat dalam pembuatan Assassin's Creed Black Flag Resynced merespons pujian untuk timnya di tengah rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 51 karyawan studio tersebut.

Game yang dirilis awal bulan ini mendapat sambutan positif.

>>> Hakim Gugurkan Dakwaan Cekik dalam Kasus Lindsay Clancy

Resynced menjadi game dengan rating tertinggi keempat dalam seri Assassin's Creed dan mencatat peluncuran Steam terbesar dalam sejarah waralaba.

Akun penggemar Assassin's Creed, TheRealZephryss, memuji teknologi bawah air dan eksplorasi di game tersebut.

Cuitan itu dibagikan ulang oleh Manel Cota, animator teknis dan gameplay di Ubisoft Barcelona yang ikut mengembangkan Resynced.

Cota menanggapi pujian tersebut dengan mengatakan, "Terima kasih! Ubisoft Barcelona mengerjakan semua level bawah air.

Dan tim yang sama sekarang dipecat karena Ubisoft menganggap itu yang pantas kami dapatkan."

>>> Joe Amabile, Bintang 'Bachelor in Paradise', Didiagnosis Tumor Otak

Sebelum peluncuran remake, beredar kabar bahwa pengembang Ubisoft Barcelona akan melakukan mogok kerja.

Langkah ini dipicu pemberitahuan dari Vantage Studios—gabungan Ubisoft-Tencent yang dibentuk tahun lalu—bahwa tim Assassin's Creed di Ubisoft Barcelona akan dilepas pada akhir Juli.

Mogok kerja berlangsung hari ini, besok, dan Kamis sebagai respons terhadap PHK yang direncanakan Ubisoft.

Serikat pekerja Spanyol, La Confederación General del Trabajo, menyatakan tujuan mogok adalah mempertahankan 51 staf yang akan di-PHK, mencegah PHK massal setidaknya lima tahun, meminta perlindungan kerja, menawarkan opsi kerja dari rumah, serta menuntut promosi yang sudah disetujui.

>>> Persija Jakarta Resmi Kontrak Bek Serbia Radovan Pankov Dua Musim

Ubisoft mengatakan akan sedikit tenang setelah perilisan Assassin's Creed Black Flag Resynced menjelang tahun-tahun yang "jauh lebih besar" dengan lebih banyak game.