Ubisoft Akui Rilis Game Terlambat Bisa Gagal, Far Cry 7 Masih Dinanti

Ubisoft secara terbuka mengakui bahwa merilis game terlalu lambat bisa menjadi bumerang. Pengakuan ini tertuang dalam laporan keuangan tahunan perusahaan yang baru dirilis.
Dalam laporan tersebut, Ubisoft menyebutkan bahwa "jadwal rilis yang tidak tepat" dapat berdampak buruk pada bisnis game.
>>> Jadwal Siaran Langsung Prancis vs Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026
Merilis game terlalu cepat dengan kualitas buruk jelas tidak baik, tetapi sebaliknya, merilis game terlalu lambat juga bisa menghambat kesuksesan.
Pernyataan itu terdengar seperti teguran halus untuk diri sendiri.
Pasalnya, Ubisoft saat ini tengah menghadapi sejumlah proyek yang tertunda lama, termasuk Far Cry 7 yang sudah dinanti sejak 2021.
Dampak Penundaan Panjang
Ubisoft mengakui bahwa siklus rilis yang terlalu panjang dapat merusak reputasi dan citra merek game. Hal ini juga berpotensi membuat pemain kecewa dan beralih ke kompetitor.
>>> Laba Bank Mega Syariah Naik 17,56 Persen hingga Juni 2026
Selain Far Cry 7, sejumlah game Ubisoft lain juga mengalami penundaan. Ghost Recon misalnya, belum ada kabar pasti sejak Breakpoint dirilis tujuh tahun lalu.
Bahkan, Ubisoft baru saja menutup pengembang Red Storm dan memberhentikan 105 karyawan.
Beyond Good and Evil 2 yang pertama kali diumumkan pada 2008 juga masih belum jelas nasibnya.
Direktur kreatifnya, Fawzi Mesmar, mengatakan tim masih berkomitmen menghadirkan game yang luar biasa, namun kapan rilisnya masih dirahasiakan.
>>> Mendikdasmen Terbitkan Edaran Batasi Penggunaan Gadget di Sekolah
Dalam laporan yang sama, Ubisoft juga menyebutkan bahwa kehilangan "bakat dan keterampilan kunci" menjadi bahaya besar setelah perusahaan memecat ribuan pekerja dalam dua tahun terakhir.
Update Terbaru
Courtney Stodden dan Suami Perbaiki Pernikahan Usai Cek Polisi
Selasa / 14-07-2026, 07:14 WIB
Tom Sandoval dan Victoria Lee Robinson Hampir Putus Usai Syuting Serial Netflix
Selasa / 14-07-2026, 07:14 WIB
Erling Haaland Habiskan Rp160 Juta untuk Belanja Barang Koboi di Texas
Selasa / 14-07-2026, 07:14 WIB
Misteri Kematian Jayden Adams: Keluarga Tunggu Hasil Otopsi, Istri Ungkap Fakta
Selasa / 14-07-2026, 07:14 WIB
Wasit Kontroversial AS Pimpin Semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina
Selasa / 14-07-2026, 07:14 WIB
Polri Gandeng FBI dan Kedutaan AS Cek Keaslian Dolar di Kasus Febrie
Selasa / 14-07-2026, 07:14 WIB
7 Ciri-ciri Orang yang Berpotensi Jadi Pemimpin di Masa Depan
Selasa / 14-07-2026, 07:13 WIB
Argentina Pernah Jadi Tempat Sembunyi Tokoh Nazi, Kini Sahabat Israel
Selasa / 14-07-2026, 07:13 WIB
Kejagung: Eks Jampidsus Febrie Tak Lagi Dapat Pengamanan TNI
Selasa / 14-07-2026, 07:13 WIB
Kylian Mbappe, Si Tajam yang Tumpul di Semifinal Piala Dunia
Selasa / 14-07-2026, 07:08 WIB
Kaesang Pegang Saham Minoritas PT PMMP Bukan Pengendali, Apa Bedanya?
Selasa / 14-07-2026, 07:08 WIB
Jaecoo J5 Kembali Jadi Mobil Listrik Terlaris Juni 2026
Selasa / 14-07-2026, 07:08 WIB
Trump Klaim AS Pelindung Selat Hormuz, Tuntut Negara Lain Ikut Bayar
Selasa / 14-07-2026, 07:07 WIB
Rekor Mbappe vs Unai Simon Jelang Semifinal Piala Dunia 2026
Selasa / 14-07-2026, 07:07 WIB







