Mantan Developer Ungkap Ambisi Besar di Balik Gagalnya Peluncuran Assassin's Creed Unity
Lebih dari satu dekade setelah perilisannya yang kontroversial, mantan pengembang Ubisoft Jean Guesdon angkat bicara mengenai penyebab gagalnya peluncuran Assassin's Creed Unity.
Dalam wawancara dengan Retro Gamer, Guesdon mengakui bahwa tim pengembangan mencoba terlalu banyak hal sekaligus.
>>> Cara Kerja AI 'Deep Research' yang Mengungkap Informasi Tersembunyi
"Sayangnya, peluncuran Unity merupakan tantangan besar karena beberapa alasan… opus ini mungkin mendorong terlalu banyak hal sekaligus," ujarnya.
Inovasi Besar yang Menjadi Bumerang
Menurut Guesdon, Assassin's Creed Unity memperkenalkan sejumlah inovasi besar secara bersamaan.
Fitur-fitur tersebut meliputi skala 1:1 kota Paris, interior yang bisa dijelajahi, kerumunan besar, sistem parkour yang didesain ulang, dan mode kooperatif empat pemain.
Meskipun fitur-fitur ini membantu membedakan game dari seri sebelumnya, hal itu juga menciptakan hambatan teknis yang signifikan selama pengembangan.
>>> Badai Parah Picu Peringatan Banjir Bandang di Louisiana
Guesdon percaya bahwa game ini layak mendapatkan pengakuan lebih besar meskipun mendapat kritik akibat peluncuran yang penuh bug pada 2014.
"[Assassin's Creed Unity] adalah salah satu game yang paling diremehkan dalam seri ini," tambahnya.
Ubisoft kemudian meminta maaf atas masalah peluncuran Unity dan menawarkan konten unduhan gratis sebagai kompensasi.
Seiring waktu, banyak penggemar kembali memainkan game ini dan memuji sistem parkour, rekreasi detail Paris, serta kualitas visualnya.
>>> Angels Pilih Jared Grindlinger di Putaran Pertama Draft MLB 2026
Kini, Assassin's Creed Unity sering dianggap sebagai favorit kultus dengan basis pemain yang setia.
Update Terbaru
Harry Tampak Ceria di Invictus Games Meski Meghan Batal Hadir
Minggu / 12-07-2026, 03:46 WIB
Cincin Emas 2.000 Tahun Bertuliskan Brahmi Ditemukan di Thailand
Minggu / 12-07-2026, 03:37 WIB
Persib Ubah Jadwal TC karena Piala Presiden 2026
Minggu / 12-07-2026, 03:37 WIB
Developer Paddle Paddle Paddle Kritik Kebijakan Refund Dua Jam Steam
Minggu / 12-07-2026, 03:37 WIB
Guardians Pilih Pitcher Liam Peterson di Putaran Pertama MLB Draft 2026
Minggu / 12-07-2026, 03:14 WIB
Cincinnati Reds Pilih Shortstop Alabama Justin Lebron di Putaran Pertama MLB Draft 2026
Minggu / 12-07-2026, 03:11 WIB
Pengadilan Brasil Perintahkan Microsoft Pulihkan Akun Xbox yang Diretas
Minggu / 12-07-2026, 03:11 WIB
Buccaneers Hadapi Tenggat Kontrak Baker Mayfield Sebelum Kamp Pelatihan
Minggu / 12-07-2026, 03:10 WIB
Joe Pavelski Pimpin American Century Championship, LIV Golf Hadapi Gugatan Hukum
Minggu / 12-07-2026, 03:07 WIB
Lizzo Buka Suara soal Kontroversi, Ketenaran, dan Awal Baru
Minggu / 12-07-2026, 03:06 WIB
Iklim Ketakutan di Departemen Keamanan Dalam Negeri AS
Minggu / 12-07-2026, 03:06 WIB
Acer Sospiro A15 Resmi Meluncur dengan Dual Display dan Kamera 64 MP
Minggu / 12-07-2026, 03:01 WIB
Vivo Y05e Resmi Dijual di Afrika Selatan dengan Baterai 5.150 mAh
Minggu / 12-07-2026, 03:01 WIB
Daftar HP Infinix Terbaru 2026: Smart 20 hingga GT Series
Minggu / 12-07-2026, 02:49 WIB







