Lebih dari satu dekade setelah perilisannya yang kontroversial, mantan pengembang Ubisoft Jean Guesdon angkat bicara mengenai penyebab gagalnya peluncuran Assassin's Creed Unity.

Dalam wawancara dengan Retro Gamer, Guesdon mengakui bahwa tim pengembangan mencoba terlalu banyak hal sekaligus.

>>> Cara Kerja AI 'Deep Research' yang Mengungkap Informasi Tersembunyi

"Sayangnya, peluncuran Unity merupakan tantangan besar karena beberapa alasan… opus ini mungkin mendorong terlalu banyak hal sekaligus," ujarnya.

Inovasi Besar yang Menjadi Bumerang

Menurut Guesdon, Assassin's Creed Unity memperkenalkan sejumlah inovasi besar secara bersamaan.

Fitur-fitur tersebut meliputi skala 1:1 kota Paris, interior yang bisa dijelajahi, kerumunan besar, sistem parkour yang didesain ulang, dan mode kooperatif empat pemain.

Meskipun fitur-fitur ini membantu membedakan game dari seri sebelumnya, hal itu juga menciptakan hambatan teknis yang signifikan selama pengembangan.

>>> Badai Parah Picu Peringatan Banjir Bandang di Louisiana

Guesdon percaya bahwa game ini layak mendapatkan pengakuan lebih besar meskipun mendapat kritik akibat peluncuran yang penuh bug pada 2014.

"[Assassin's Creed Unity] adalah salah satu game yang paling diremehkan dalam seri ini," tambahnya.

Ubisoft kemudian meminta maaf atas masalah peluncuran Unity dan menawarkan konten unduhan gratis sebagai kompensasi.

Seiring waktu, banyak penggemar kembali memainkan game ini dan memuji sistem parkour, rekreasi detail Paris, serta kualitas visualnya.

>>> Angels Pilih Jared Grindlinger di Putaran Pertama Draft MLB 2026

Kini, Assassin's Creed Unity sering dianggap sebagai favorit kultus dengan basis pemain yang setia.