Pengadilan kecil di Brasil memerintahkan Microsoft untuk memulihkan akun Xbox yang ditangguhkan secara permanen dan membayar ganti rugi.

Putusan itu dikeluarkan pada 10 Juni 2026 setelah dukungan perusahaan menolak mengembalikan perpustakaan digital pengguna.

>>> Buccaneers Hadapi Tenggat Kontrak Baker Mayfield Sebelum Kamp Pelatihan

Microsoft diberi tenggat waktu 15 hari untuk mematuhi putusan tersebut. Jika tidak, perusahaan akan menghadapi sanksi keuangan yang meningkat.

Penggugat, seorang gamer yang diidentifikasi sebagai Ordo_Liberal di Reddit, mengajukan gugatan berdasarkan Kode Perlindungan Konsumen Brasil. Akunnya dikunci karena dugaan akses tidak sah.

Meskipun telah mengaktifkan autentikasi dua faktor, pengguna tidak dapat mengakses seluruh perpustakaannya. Itu termasuk game yang dibeli, lisensi Windows, dan penyimpanan cloud.

Staf dukungan bahkan menyarankannya untuk membeli ulang game tersebut.

Putusan pengadilan kecil mewajibkan Microsoft untuk membuka blokir akun atau menghadapi denda harian. Selain itu, ada juga ganti rugi langsung untuk konsumen.

>>> Joe Pavelski Pimpin American Century Championship, LIV Golf Hadapi Gugatan Hukum

Dokumen hukum yang dibagikan penggugat menyebutkan sanksi jika Microsoft gagal mematuhi.

"Perintahkan tergugat untuk membuka blokir akun dalam 15 hari, dengan denda harian R$ 150,00 (seratus lima puluh reais), maksimal R$ 1.500,00 (seribu lima ratus reais)," demikian bunyi putusan tersebut.

Putusan itu juga menguraikan denda keterlambatan dan bunga hukum jika pembayaran ganti rugi tertunda.

Jika debitur gagal membayar dalam 15 hari setelah putusan final, jumlahnya akan ditambah denda 10 persen.

Menurut Tom's Hardware, gugatan ini menyoroti kekhawatiran konsumen tentang transisi industri menuju platform digital.

>>> Lizzo Buka Suara soal Kontroversi, Ketenaran, dan Awal Baru

Putusan tersebut menantang kerangka pasar digital yang memperlakukan pembelian perangkat lunak sebagai lisensi yang dapat dicabut, bukan kepemilikan permanen.