Microsoft Bantah PHK Xbox untuk Gantikan Karyawan dengan Tenaga Asing

Microsoft membantah tuduhan bahwa pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.600 karyawan Xbox dilakukan untuk menggantikan mereka dengan pekerja asing melalui program visa H-1B.
Kepala komunikasi Microsoft, Frank Shaw, melalui unggahan di Twitter/X menyatakan bahwa informasi yang beredar tidak benar. "Banyak informasi buruk di luar sana — mari kita luruskan," tulisnya.
>>> Manga Shining! Karya Nao Maita Akan Berakhir dalam Dua Bab
Shaw menegaskan bahwa PHK tersebut merupakan bagian dari restrukturisasi bisnis Xbox yang memang tidak sehat. "Langkah ini tidak dibuat untuk menggantikan karyawan dengan pekerja asing," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa angka visa H-1B yang dirujuk adalah pembaruan visa dan aplikasi perekrutan baru di seluruh Microsoft, bukan khusus Xbox.
Jumlah itu hanya mewakili persentase kecil dari total tenaga kerja Microsoft.
Mayoritas posisi yang terdampak PHK juga bukan berasal dari Amerika Serikat.
Gelombang PHK awal ini memengaruhi berbagai tim dan studio di seluruh dunia, termasuk penutupan empat studio dan negosiasi divestasi Arkane Lyon.
>>> Sutradara 999 Akhirnya Ungkap Nama Depan Karakter Seven: Six Seven
Program visa H-1B memang mendapat sorotan lebih ketat di bawah pemerintahan Trump.
Juru bicara USCIS, Matthew Tragesser, menyebut program itu telah dieksploitasi oleh pemberi kerja AS yang ingin mempekerjakan tenaga asing dengan upah lebih rendah.
Shaw menegaskan bahwa Xbox adalah perusahaan game terbesar di AS dan pemberi kerja terbesar bagi pekerja Amerika di industri game.
Ia juga membela CEO Xbox, Asha Sharma, yang merupakan warga negara AS kelahiran Wisconsin.
>>> NAACP Desak Penangguhan Satgas Anti Kejahatan Federal Setelah Dua Kematian
Sebelumnya, PHK ini dikhawatirkan akan berdampak pada pengembangan The Elder Scrolls 6. Beberapa pengembang Bethesda memperkirakan game tersebut bisa tertunda akibat turunnya moral tim.
Update Terbaru
Apple Gugat OpenAI atas Dugaan Pencurian Rahasia Dagang Perangkat Keras
Sabtu / 11-07-2026, 04:30 WIB
Shohei Ohtani Batal Tampil di All-Star Game karena Cedera Lutut
Sabtu / 11-07-2026, 04:30 WIB
Franchisee Tuffy Tire di Indiana Ajukan Perlindungan Kebangkrutan Bab 11
Sabtu / 11-07-2026, 04:30 WIB
India Bangun Terowongan di Bukit Rohtang untuk Alihkan Sungai, Pakistan Waspada
Sabtu / 11-07-2026, 04:21 WIB
Komisioner UE: Sony Bebas Hentikan Produksi Game Fisik
Sabtu / 11-07-2026, 04:20 WIB
Nolan Sebut Keraguan Damon soal The Odyssey sebagai 'Defeatist'
Sabtu / 11-07-2026, 04:20 WIB
Trump Hapus Perlindungan Habitat Kritis Spesies Terancam Punah
Sabtu / 11-07-2026, 04:15 WIB
Kandidat Senat AS Graham Platner Hentikan Kampanye Usai Tuduhan Pelecehan
Sabtu / 11-07-2026, 04:15 WIB
Rekomendasi HP Infinix 2 Jutaan yang Enak untuk Gaming
Sabtu / 11-07-2026, 04:15 WIB
Cara Klaim Marketplace Pass Gratis di Minecraft Java Bedrock Edition
Sabtu / 11-07-2026, 04:14 WIB
Cara Menggunakan Gemini AI untuk Produksi 7 Konten Kreatif Efektif di 2026
Sabtu / 11-07-2026, 04:14 WIB
Kristi Noem dan Suami Bryon Dikabarkan Bercerai Setelah Tuduhan Cross-Dressing
Sabtu / 11-07-2026, 04:14 WIB
Tyler Perry dan Colin Kaepernick Biayai Pemakaman dan Autopsi Nolan Wells
Sabtu / 11-07-2026, 04:14 WIB
Samsung Tingkatkan Fitur Transkripsi di Aplikasi Voice Recorder
Sabtu / 11-07-2026, 04:10 WIB







