India mulai merealisasikan salah satu gagasan penghubung sungai yang paling sensitif secara politik.

Proyek Terowongan Penghubung Chenab-Beas akan mengalihkan air dari Sungai Chandra, bagian dari cekungan Chenab atas, ke sistem Beas melalui terowongan sepanjang 5,4 mil di Himachal Pradesh.

>>> Komisioner UE: Sony Bebas Hentikan Produksi Game Fisik

Perusahaan Listrik Tenaga Air Nasional (NHPC) kini telah membuka tender untuk pekerjaan sipil utama di Koksar.

Proyek ini bukan sekadar cerita teknik, tetapi juga menyangkut keamanan air, energi, risiko iklim, dan ketegangan India-Pakistan.

Para pendukung mengatakan proyek ini dapat membantu Punjab, Haryana, dan Himachal Pradesh selama musim kemarau.

Sementara itu, kalangan lingkungan memperingatkan bahwa medan Himalaya yang dipilih sudah berada di bawah tekanan dari gletser, banjir, lalu lintas, dan konstruksi.

Terowongan dengan Kepentingan Nasional

Tender resmi mencakup pembangunan bendung, pengaturan pengalihan sungai, struktur pemasukan daya, terowongan pengalihan air, struktur pembuangan, dan pekerjaan hidromekanik terkait di Koksar, Lahaul Spiti.

NHPC menetapkan durasi pengerjaan selama 49 bulan, yang berarti proyek ini bukan solusi cepat meskipun kontrak telah diberikan.

Gubernur Himachal Pradesh Kavinder Gupta menggambarkan rencana keseluruhan bernilai sekitar $275 juta, sementara paket pekerjaan sipil NHPC memperkirakan biaya sekitar $247 juta.

Gupta mengatakan, "Air India harus digunakan terlebih dahulu untuk memenuhi kebutuhan rakyat dan negara bagian kita sendiri."

Mengapa Air Ini Penting

Sungai Chandra mengalir melalui medan Himalaya yang tinggi sebelum bergabung dengan sistem Chenab.

Proyek ini bertujuan memindahkan sebagian aliran tersebut menuju Beas, sistem sungai yang terkait dengan irigasi, air minum, dan tenaga air di seluruh India utara.

Ringkasan proyek menyebutkan terowongan ini dapat mendukung hampir 4.000 MW tenaga air tambahan di Himachal Pradesh.