Para veteran industri anime legendaris berkumpul di Anime Expo 2026 untuk membahas proyek terbaru mereka, ZAN, yang disutradarai oleh Yoshitaka Amano.

Dalam panel bertajuk "Masters of Anime: Exploring Japanese Animation Production", para kreator berbagi pandangan tentang masa lalu, kini, dan masa depan anime.

Panel tersebut menghadirkan produser film Hiroaki Ikegami, kreator Armored Trooper Votoms Ryōsuke Takahashi, produser Tatsuyoshi Matsumoto, dan direktur mekanik Mobile Suit Gundam 0083: Stardust Memory Tōru Yoshida.

Refleksi Era Keemasan Anime

Takahashi mengenang masa-masa bekerja bersama Osamu Tezuka pada 1980-an, yang disebutnya sebagai era keemasan anime.

Ia menggambarkan Tezuka sebagai "jenius tapi aneh" yang tidak tertarik mengumpulkan kekayaan.

Takahashi juga memperingatkan bahaya bekerja terlalu keras, mengingat Tezuka, Shōtarō Ishinomori, dan Fujiko Fujio meninggal di usia 60 tahun.

Sementara itu, Matsumoto menilai puncak keemasan anime terjadi pada 1985-1992, dengan film Akira (1988) sebagai karya ikonik.

Ia mengaku tidak yakin era tersebut bisa terulang kembali.

Tantangan Industri Anime Saat Ini

Takahashi mencatat bahwa jumlah staf animasi di Jepang tidak bertambah sejak 1960-an, hanya sekitar 10.000 animator.

Ia menyebut 80% animator berada di level rata-rata, dan hanya 5% yang berada di puncak.

Digitalisasi memang mempercepat beberapa proses, tetapi animator tetap menghabiskan waktu yang sama untuk menggambar.

Yoshida menambahkan bahwa ia pernah mengerjakan 14 proyek sekaligus di usia 30-an, dan kini masih mengerjakan delapan proyek bersamaan.

Ia menekankan bahwa waktu adalah kendala utama, baik untuk gambar tradisional maupun digital.

ZAN: Proyek Terakhir Era Keemasan

Matsumoto mengungkapkan bahwa ZAN adalah proyek yang mempertemukan semua veteran yang pernah bekerja dengan Moriyasu Taniguchi dan murid-muridnya.