Akane-banashi, Gachiakuta, Sonic: Strategi Jepang Dekati Penggemar Global
Panel bertajuk “Why Japanese Content? Why now?”
di Anime Expo 2026 tidak menjawab pertanyaan seperti yang diduga banyak orang. Alih-alih membahas konten, tiga perwakilan industri hiburan Jepang justru memaparkan bagaimana pendekatan terhadap konten sedang berubah.
Tatsushi Yamada dari TV Asahi, Sei Matsumoto dari Dentsu, dan Shuji Utsumi dari SEGA mewakili tiga sektor berbeda: penyiaran, pemasaran, dan gim.
Mereka semua menggambarkan strategi serupa: semakin dekat dengan penggemar di luar negeri.
TV Asahi dan Akane-banashi: Konten Lokal, Jangkauan Global
TV Asahi mengambil pendekatan baru dengan anime Akane-banashi yang berfokus pada rakugo, seni bercerita tradisional Jepang. Mereka merilis episode di YouTube dalam tiga bahasa.
Meskipun nuansa rakugo mungkin sulit dipahami penonton asing, data menunjukkan penonton tetap menonton dan berkomentar, bahkan mengekspresikan rasa ingin tahu tentang seni tersebut.
TV Asahi pun merespons dengan membaca dan membalas komentar, mengadakan pemutaran perdana di luar negeri, dan berkomitmen membawa konten ke audiens global.
Poin utamanya: konten tidak berubah. Akane-banashi tetap kental dengan budaya Jepang.
Yang berubah adalah akses terhadapnya.
Dentsu dan Gachiakuta: Kampanye Komunitas Global
Sei Matsumoto dari Dentsu memaparkan kampanye “Gachiakuta World Takeover” menjelang perilisan musim pertama Gachiakuta.
Kampanye ini tidak berfokus pada iklan berbayar, melainkan pada cerita bersama yang melibatkan penggemar, mitra, dan tim regional.
Dari instalasi luar ruangan hingga acara langsung di seluruh dunia, kampanye ini menciptakan rasa kegembiraan bersama.
Matsumoto menyimpulkan, “Ini bukan tentang memberi tahu pasar apa yang ingin dijual Jepang, tetapi memahami penggemar lokal dan mengembangkan IP bersama mereka.”
SEGA dan Sonic: Komunitas sebagai Kolaborator
Shuji Utsumi dari SEGA berbagi bagaimana perusahaan merangkul komunitas penggemar Sonic the Hedgehog sebagai kolaborator. Strategi ini membantu mengangkat merek yang sempat lesu.
Update Terbaru
Giants Hadapi Rockies di Oracle Park Usai Dihajar Toronto
Jumat / 10-07-2026, 08:28 WIB
Konflik Komunitas Utrecht: Sengketa Lahan dan Proyek Pusat Warga Tertunda
Jumat / 10-07-2026, 08:24 WIB
Cara Cek Jadwal Penyaluran Dana Bansos Kuartal 3 Tahun 2026
Jumat / 10-07-2026, 08:24 WIB
Bikin Ingatan Tokcer, Ini 8 Makanan Terbaik untuk Kesehatan Otak
Jumat / 10-07-2026, 08:24 WIB
Pasar Saham Bergejolak, Aktivitas IPO Jadi Sinyal Optimisme Dunia Usaha
Jumat / 10-07-2026, 08:21 WIB
Klaim Map 'Chaos Cubed' Gratis di Minecraft Bedrock, Jangan Sampai Terlewat
Jumat / 10-07-2026, 08:21 WIB
5 Rekor Fenomenal Mbappe usai Prancis Hajar Maroko di Piala Dunia 2026
Jumat / 10-07-2026, 08:21 WIB
Mbappe Disorot Guinness World Records Usai Cetak Gol ke-12 di Fase Knockout Piala Dunia
Jumat / 10-07-2026, 08:21 WIB
Israel Senang AS Serang Iran Lagi: Siap Lanjutkan Pertempuran
Jumat / 10-07-2026, 08:21 WIB
BRIN Ungkap Alasan Kebakaran TPA Terus Berulang Saat Musim Kemarau
Jumat / 10-07-2026, 08:21 WIB
Babak Baru B50: Lepas Jerat Impor Solar, Siapkah Infrastruktur RI?
Jumat / 10-07-2026, 08:19 WIB
Waspada! 10 Kebiasaan Ini Bisa Menghambat Kamu Menjadi Kaya
Jumat / 10-07-2026, 08:19 WIB
Prancis ke Semifinal Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Maroko 2-0
Jumat / 10-07-2026, 08:19 WIB
PT Jakarta Sunat Vonis 4 Terdakwa Korupsi Minyak Mentah
Jumat / 10-07-2026, 08:14 WIB







