Kesehatan otak perlu dijaga agar kemampuan berpikir dan daya ingat tetap optimal. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah melalui asupan makanan bergizi.

Otak merupakan pusat kendali tubuh yang mengatur berbagai fungsi penting. Seiring bertambahnya usia, fungsi otak bisa mengalami penurunan yang dikenal sebagai penurunan kognitif.

>>> Pasar Saham Bergejolak, Aktivitas IPO Jadi Sinyal Optimisme Dunia Usaha

Penurunan kognitif biasanya berlangsung bertahap, meliputi kemampuan belajar, mengingat, fokus, dan bernalar.

Pada kasus ringan, gejalanya antara lain sulit menemukan kata, sering salah meletakkan barang, mudah lupa, dan kewalahan saat mendapat tugas kompleks.

Makanan untuk Kesehatan Otak

Meski tidak ada pil ajaib yang bisa mencegah penurunan kognitif, makanan dapat menjadi salah satu strategi untuk menjaga kesehatan otak.

Berikut delapan makanan terbaik yang direkomendasikan.

1. Bayam.

Bayam dan sayuran hijau lainnya kaya akan vitamin K, lutein, folat, dan beta karoten. Penelitian menunjukkan sayuran hijau dapat membantu memperlambat penurunan kognitif.

2. Ikan kembung.

Ikan berlemak seperti kembung mengandung asam lemak omega-3 yang baik untuk otak. Omega-3 dikaitkan dengan penurunan beta-amiloid, protein yang bisa memicu Alzheimer.

Konsumsi ikan berlemak setidaknya dua kali seminggu, pilih yang rendah merkuri.

3. Buah beri.

Flavonoid dalam buah beri dapat membantu meningkatkan daya ingat.

Studi dari Brigham and Women's Hospital Harvard menemukan, wanita yang mengonsumsi dua porsi atau lebih stroberi dan blueberry setiap minggu mengalami penundaan penurunan daya ingat hingga 2,5 tahun.

4. Teh atau kopi.

>>> Klaim Map 'Chaos Cubed' Gratis di Minecraft Bedrock, Jangan Sampai Terlewat

Kafein dalam secangkir kopi atau teh tidak hanya meningkatkan konsentrasi jangka pendek, tetapi juga dapat meningkatkan fungsi mental berdasarkan studi dalam The Journal of Nutrition.