Apple mengajukan gugatan terhadap OpenAI pada Jumat lalu, menuduh perusahaan kecerdasan buatan itu mencuri rahasia dagang Apple untuk membuat perangkat keras sendiri.

Gugatan tersebut menyebutkan bahwa OpenAI merekrut sejumlah karyawan Apple dan membujuk mereka mengungkapkan materi rahasia, desain produk, dan informasi sensitif lainnya.

>>> Palworld 1.0 Hadirkan 72 Pal Baru, Level Cap 85, dan Overhaul Total

Juru bicara Apple mengatakan bahwa bukti signifikan menunjukkan individu yang bekerja untuk OpenAI secara salah mengambil informasi rahasia Apple mengenai teknologi, proses, dan produk yang belum dirilis.

Apple meminta ganti rugi finansial dan perintah pengadilan untuk mencegah OpenAI memiliki atau menggunakan rahasia dagang miliknya.

Menanggapi gugatan itu, OpenAI menyatakan sedang mengevaluasi tuntutan hukum yang baru diajukan.

Juru bicara OpenAI, Drew Pusateri, mengatakan pihaknya tidak tertarik pada rahasia dagang perusahaan lain dan tetap fokus membangun teknologi inovatif.

Gugatan ini menandai perubahan besar dalam hubungan kedua perusahaan setelah mereka mengumumkan kemitraan pada 2024 untuk mengintegrasikan ChatGPT ke sistem operasi Apple.

Namun, Apple baru-baru ini menampilkan asisten suara Siri yang diperbarui menggunakan model AI Gemini dari Google, bukan teknologi OpenAI.

>>> God of War Laufey Dikonfirmasi Rilis dalam Bentuk Fisik

Ketegangan meningkat tahun lalu ketika OpenAI menghabiskan 6,4 miliar dolar AS untuk mengakuisisi io Products, sebuah startup perangkat keras yang didirikan oleh mantan eksekutif desain Apple, Jony Ive.

Gugatan tersebut juga menyebut nama startup itu dan kepala perangkat keras OpenAI, Tang Yew Tan, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden di Apple.

Apple menulis dalam gugatan bahwa bisnis perangkat keras OpenAI yang baru lahir kini berada di atas fondasi paling goyah, busuk hingga ke intinya karena ketergantungan ilegal pada rahasia dagang yang disalahgunakan.

Apple mengklaim Tan membagikan informasi mengenai pemasok perusahaan dan menekan kandidat pekerjaan untuk menyerahkan materi sensitif selama wawancara rekrutmen.

Gugatan Apple menyebutkan bahwa Tan mengarahkan kandidat yang masih bekerja di Apple untuk membawa 'bagian nyata' dari Apple ke wawancara mereka untuk sesi 'tunjukkan dan ceritakan'.

>>> Rekomendasi HP Gaming untuk Free Fire: Spesifikasi dan Tips Agar Auto Booyah

Mantan karyawan lain yang disebut dalam gugatan, Chang Liu, dituduh menggunakan kerentanan autentikasi untuk mengunduh puluhan file perangkat keras sebelum meninggalkan perusahaan.