VW Group Bakal Hapus Setengah Model Mobilnya pada 2030, Merek Besar Terancam
Volkswagen Group mengumumkan rencana drastis untuk memangkas hingga 50 persen portofolio model globalnya pada 2030.
Langkah ini merupakan bagian dari restrukturisasi besar-besaran yang bertujuan menekan biaya dan meningkatkan efisiensi di tengah persaingan global yang semakin ketat.
>>> Peugeot E-5008 Dog Edition: Konsep Mobil Ramah Anjing dengan Fitur Pencari Anjing Hilang
Dewan Eksekutif VW Group menyatakan bahwa perusahaan telah mencapai target utama dalam produk, teknologi, dan wilayah selama tiga tahun "penataan ulang fundamental".
Namun, mereka menekankan masih banyak yang harus dilakukan agar VW menjadi "lebih tangguh, efisien, dan gesit".
Target Penghematan dan Pemangkasan Model
CEO Oliver Blume dan CFO Arno Antlitz menggambarkan restrukturisasi ini sebagai cara untuk menekan biaya dan mendorong pengembalian Grup ke kisaran target 8 hingga 10 persen.
Untuk mencapai hal itu, VW tidak hanya akan memangkas model, tetapi juga mengurangi kompleksitas hingga 75 persen.
Jumlah varian model dan pilihan powertrain akan berkurang hingga 75 persen. VW juga akan menghilangkan "struktur paralel" yang memungkinkan merek berbeda menduplikasi rekayasa satu sama lain.
Kapasitas produksi akan disesuaikan dengan permintaan global, menargetkan 9 juta kendaraan per tahun. Angka ini kira-kira sama dengan pengiriman Grup pada 2024 dan 2025.
Tenaga kerja juga akan terkena dampak. Sumber menyebutkan VW mempertimbangkan pemangkasan hingga 100.000 pekerjaan dan penutupan empat pabrik di Jerman.
Jika terwujud, ini akan menjadi restrukturisasi terbesar dalam sejarah industri otomotif.
Model yang Terancam dan yang Aman
VW tidak menyebutkan model spesifik yang akan dihapus, tetapi mengatakan bahwa lini masa depan akan "terkonsentrasi pada segmen pasar yang paling menarik".
Update Terbaru
Pria Idaho Selamat dari Gigitan Ular Berbisa setelah Menerima 54 Dosis Antivenom
Jumat / 10-07-2026, 17:59 WIB
Mobil Tabrak Kantor Pos di San Antonio, Layanan Dialihkan
Jumat / 10-07-2026, 17:57 WIB
Huey Lewis: Kehilangan Pendengaran Total Akibat Penyakit Ménière
Jumat / 10-07-2026, 17:57 WIB
Gugatan Class Action: Costco Didakwa Jual Protein Powder Mengandung Logam Berat
Jumat / 10-07-2026, 17:56 WIB
Ann Widdecombe, Mantan Menteri Konservatif, Meninggal di Usia 78
Jumat / 10-07-2026, 17:56 WIB
Muchova dan Noskova Bersaing di Final Wimbledon All-Czech
Jumat / 10-07-2026, 17:56 WIB
IHSG Naik Tipis ke 5.924 Akhiri Pekan Ini
Jumat / 10-07-2026, 17:56 WIB
Kejati DIY Data Seluruh SPPG di Yogyakarta atas Permintaan Pidsus Kejagung
Jumat / 10-07-2026, 17:56 WIB
US Navy Hentikan Pengecualian Cukur Permanen, Personel dengan Kondisi Kulit Kronis Diancam Dipisahkan
Jumat / 10-07-2026, 17:54 WIB
Studi Ungkap Terapi Obesitas Pangkas Berat Badan Hampir 28 Persen
Jumat / 10-07-2026, 17:54 WIB
Ilmuwan Ciptakan Kecoa Cyborg yang Bisa Menyelam Selama 3 Jam
Jumat / 10-07-2026, 17:54 WIB
IU dan Lee Jong Suk Dikonfirmasi Putus, Ini Perjalanan Cinta Mereka
Jumat / 10-07-2026, 17:50 WIB
Pendiri id Software Sesali Dukungannya pada Microsoft Setelah PHK Massal
Jumat / 10-07-2026, 17:49 WIB
Revosim Gear Shifter dan Handbrake: Awal yang Baik untuk Ekosistem Sim Racing, Tapi Harga Mulai Membengkak
Jumat / 10-07-2026, 17:49 WIB







