Model dengan volume penjualan tinggi seperti Polo, Golf, T-Roc, dan Tiguan dipastikan aman.

Model-model yang kurang laris seperti T-Roc Cabriolet dan ID. 5 coupe-SUV dianggap tidak lagi menguntungkan.

Taigo crossover juga dinilai tumpang tindih dengan T-Cross, sehingga posisinya goyah.

Di Eropa, Polo bermesin bensin akan digantikan oleh ID. Polo listrik.

>>> Ban Tanpa Udara Bridgestone Akhirnya Dipakai, tapi Kecepatan Maksimal 12 MPH

Sementara itu, ID. Buzz belum mencapai target penjualan, sehingga generasi kedua diragukan.

Portofolio VW di China yang terus membesar kemungkinan juga akan menyusut.

Skoda diperkirakan selamat dari pemangkasan besar, meskipun Scala hatchback yang lambat laris memiliki peluang kecil untuk mendapatkan penerus.

Seat kemungkinan akan tetap kecil dan murah, sementara Cupra mengambil porsi lebih besar dengan model yang lebih mahal dan sporty.

Audi telah menghentikan A1 subkompak dan Q2 SUV kecil, menyerahkan tugas entry-level ke A2 E-Tron yang akan datang.

Model Sportback coupe-SUV dan A8 flagship yang menua juga terancam. SUV Q9 yang akan datang justru memperluas jajaran, sehingga memicu pemangkasan lebih lanjut.

Di Porsche, model 911, Cayenne, dan Macan tidak tersentuh. Namun, Taycan dan Panamera sedan bisa bergabung menjadi satu model.

Varian bodi seperti Taycan Sport Turismo dan Cross Turismo terancam pada pembaruan berikutnya.

Generasi berikutnya dari 718 listrik diperkirakan tetap hadir pada akhir 2027 meskipun tertunda, karena investasi besar sudah dikeluarkan.

Audi berencana meminjam platform tersebut untuk pengganti TT.

Merek mewah VW Group seperti Lamborghini dan Bentley juga tidak luput. Lamborghini baru saja membatalkan rencana EV pertamanya, sementara Bentley melanjutkan SUV listriknya.

Ada laporan tentang kemungkinan penjualan Lamborghini dan Ducati, serta Porsche baru saja melepas sahamnya di Bugatti Rimac.

Pernyataan Manajemen

CFO Arno Antlitz menjelaskan bahwa penghematan sebelumnya tidak cukup. "Kami harus secara fundamental menata ulang model bisnis kami dan mencapai perbaikan struktural yang berkelanjutan," ujarnya.

>>> Mini Luncurkan Edisi Heritage dan Oxford, Rayakan 25 Tahun Kebangkitan Brand

CEO Oliver Blume menegaskan tujuan perusahaan: "Pada 2030, kami akan membuat Volkswagen Group lebih tangguh, efisien, dan gesit."