Sebuah front dingin yang bergerak lambat melintasi Amerika Serikat bagian tengah telah memicu keadaan darurat banjir bandang yang mengancam jiwa dan peringatan badai petir parah di beberapa negara bagian.

Sistem cuaca ini memengaruhi hampir 40 juta orang di Lembah Ohio dan Tennessee pada Jumat, 10 Juli 2026.

>>> Chevrolet Tingkatkan Produksi Corvette Grand Sport 2027 Setelah Peluncuran

Peringatan dari Layanan Cuaca Nasional

Layanan Cuaca Nasional (NWS) mengeluarkan peringatan mendesak bagi penduduk di tenggara Missouri untuk mencari tempat yang lebih tinggi.

Peringatan ini dikeluarkan setelah sistem tersebut menurunkan lebih dari sembilan inci hujan di tanah yang sudah jenuh.

Sistem cuaca luas ini mengancam sebagian Illinois, Indiana, Kentucky, Missouri, Ohio, Pennsylvania, Tennessee, dan Virginia Barat dengan hujan deras dan hembusan angin kencang hingga 60 mph selama akhir pekan.

Potensi Peningkatan Risiko

Meteorolog dari FOX Forecast Center menyatakan bahwa tingkat risiko regional dapat ditingkatkan ke Level 3 dari 4 jika badai bergerak lambat terus melintasi komunitas yang sama yang sudah jenuh.

>>> Cara Menilai Kelayakan Beli iPhone 15 di 2026 Saat Harganya Turun

Curah hujan secara luas diperkirakan antara 1 hingga 3 inci di seluruh lembah yang terdampak, dengan titik-titik lokal yang berpotensi melebihi 5 inci di mana beberapa sel badai sejajar.

Pola Hujan dan Perkiraan Cuaca

Liputan cuaca lokal dari WLKY, WAVE, WBKO, dan 14News mencatat bahwa hujan tidak akan terus-menerus, dengan jeda panjang yang diperkirakan terjadi antara gelombang badai utama hingga Sabtu malam.

Suhu tinggi akan tetap berada di kisaran 80-an derajat Fahrenheit selama badai berlangsung.

>>> Futures AS Turun Akibat Konflik Timur Tengah dan Debut Saham SK Hynix

Setelah itu, sistem tekanan tinggi akan membawa kondisi yang lebih kering, lebih cerah, dan lebih panas dengan suhu mencapai 90-an derajat Fahrenheit pada awal pekan depan.