Seorang warga negara Kanada berinisial AJK (46) ditemukan tewas di sebuah vila di Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Bali, pada Senin (6/7) siang.

Ia diduga mengakhiri hidupnya dengan senjata api.

>>> 7 Penyebab Kelelahan yang Tidak Boleh Disepelekan

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy mengonfirmasi penemuan jasad tersebut sekitar pukul 14.30 Wita.

"Diduga karena bunuh diri dengan cara menembak diri sendiri menggunakan senjata api," ujarnya, Jumat (10/7).

Kronologi bermula ketika rekan korban, BJ, mencoba menghubungi AJK sejak pagi hari namun tidak mendapat respons. BJ sebelumnya berjanji mengantar sepeda motor ke vila korban.

BJ kemudian meminta pegawainya, DE, untuk mengecek kondisi korban. DE tiba di vila sekitar pukul 14.00 Wita dan mendapati pintu terkunci.

Ia melaporkan hal itu kepada BJ.

BJ mendatangi vila dan mendobrak pintu karena khawatir. Di dalam, korban ditemukan berbaring di sofa dengan luka berdarah.

>>> BSI dan BPJS Ketenagakerjaan Buka Akses KPR Syariah 30 Tahun

Staf BJ melaporkan kejadian ke polisi.

Saksi mengaku korban sempat berpesan agar menghubungi ibunya jika terjadi sesuatu. "Atas dasar pesan tersebut, saksi kemudian menghubungi ibu korban," kata Ariasandy.

BJ menerangkan bahwa AJK pernah tiga kali mencoba bunuh diri saat tinggal di Jakarta dan dirawat di rumah sakit.

Korban juga diduga mengidap paranoid.

Petugas keamanan dan vila, RI dan AF, mengaku diminta istri korban di Jakarta untuk mengecek AJK. Namun pintu terkunci dan tidak ada jawaban setelah digedor.

"Saksi terakhir kali melihat korban saat masuk ke area vila pada Minggu (5/7) sekitar pukul 15.00 WITA dengan menggunakan motor X-Max," ujar Ariasandy.

>>> Malahayati Consultant dan HMI UI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan

Olah tempat kejadian perkara dilakukan pada pukul 19.00 WITA oleh tim identifikasi Polresta Denpasar, Polda Bali, dan Labfor Polda Bali.