Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus memperkuat sumber daya manusia di bidang teknologi nuklir.

Langkah ini menjadi prioritas untuk mendukung rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia.

>>> MMA Indonesia Q2 2026: 88% Konsumen Ikut Event Double-Date Sale

BRIN mengembangkan berbagai program strategis guna melahirkan talenta unggul di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir. Salah satunya melalui skema beasiswa dan program mobilitas riset internasional.

Dalam beberapa tahun terakhir, BRIN bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) telah mengembangkan Program Beasiswa Sangat Terarah (Targeted Scholarship).

>>> Saya Ganti Setup Produktivitas Android yang Berantakan dengan Google Keep, Tasks, dan Calendar

Program ini dirancang untuk menjaring dan membina calon-calon peneliti nuklir.

Mobilitas Riset Internasional

Selain beasiswa, BRIN juga mendorong mobilitas riset internasional bagi para peneliti dan mahasiswa. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan jejaring global di bidang nuklir.

>>> Harga RAM DDR4 Diprediksi Naik 50%, Bisa Lebih Mahal dari DDR5

Dengan perluasan akses beasiswa dan mobilitas, BRIN berharap dapat mencetak lebih banyak ahli nuklir yang siap berkontribusi dalam pengembangan energi nuklir di tanah air.