Harga RAM DDR4 Diprediksi Naik 50%, Bisa Lebih Mahal dari DDR5
Jika Anda berencana upgrade RAM atau membeli PC baru dengan platform DDR4, sebaiknya segera pertimbangkan.
Pasalnya, harga DDR4 diperkirakan melonjak lebih dari 50% pada kuartal ketiga 2026 dibandingkan kuartal sebelumnya.
>>> Courtois Minta Bek Belgia 'Keroyok' Yamal di Perempat Final Piala Dunia
Bahkan, para analis memperkirakan tren kenaikan ini masih akan berlanjut hingga 2028. Lantas, mengapa teknologi yang sudah tergolong lama justru semakin mahal?
Kenaikan Harga di Luar Prediksi
Awalnya, banyak analis memperkirakan harga RAM hanya naik sekitar 10-20 persen.
Namun, berdasarkan laporan rantai pasok terbaru, harga kontrak chip DDR4 8Gb diproyeksikan naik lebih dari 50% selama Q3 2026.
Angka tersebut masih bisa berubah karena proses negosiasi harga masih berlangsung. Artinya, kenaikan masih berpotensi lebih tinggi lagi.
AI Jadi Penyebab Utama
Produsen memori besar seperti Samsung, SK Hynix, dan Micron kini lebih memprioritaskan produksi memori dengan keuntungan lebih tinggi.
Contohnya HBM untuk GPU AI, DDR5 untuk server dan PC terbaru, serta LPDDR5X untuk smartphone flagship.
Akibatnya, kapasitas produksi DDR4 terus berkurang.
>>> Epic Games Store Bagikan Dua Game Gratis: Nova Lands dan Tattoo Tycoon
Di sisi lain, permintaan terhadap DDR4 masih sangat tinggi, mulai dari PC kelas menengah, workstation, server lama, hingga SSD enterprise.
Karena permintaan tetap tinggi sementara produksi menurun, harga pun melonjak.
Produsen DDR4 Semakin Sedikit
Saat ini, sebagian besar produsen besar hampir meninggalkan DDR4. Produksi DDR4 dalam jumlah besar lebih banyak ditopang oleh Nanya Technology dan Winbond dari Taiwan.
Sayangnya, kapasitas produksi keduanya masih jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar global.
Samsung sendiri masih memproduksi DDR4 dalam jumlah terbatas, tetapi sebagian besar dialokasikan untuk mitra bisnis jangka panjang.
Micron dikabarkan sudah kembali memproduksi DDR4 dan LPDDR4 menggunakan proses manufaktur 1α di Virginia, AS. Namun, tambahan pasokan tersebut dinilai belum cukup menutupi kekurangan produksi global.
Banyak analis memperkirakan harga DDR4, DDR5, bahkan DDR3 masih akan berada di level tinggi setidaknya hingga tahun 2028.
>>> Azerbaijan Diam-diam Bantu Israel Perangi Iran, Laporan CNN
Jadi, jika ingin merakit PC baru atau upgrade RAM kapasitas besar, sekarang mungkin waktu yang tepat.
Update Terbaru
Logo Bandara Donald Trump Diduga Hasil AI, Netizen Geram
Jumat / 10-07-2026, 22:07 WIB
Putus dengan Lee Jong Suk, Ini Daftar Mantan Pacar IU
Jumat / 10-07-2026, 22:07 WIB
Penerbit Protes Masa Depan Digital Sony dengan Janji Terus Produksi Game PS5 Fisik
Jumat / 10-07-2026, 22:07 WIB
Harga Tiket Perempatfinal Piala Dunia Melonjak di Pasar Sekunder
Jumat / 10-07-2026, 22:05 WIB
Tiga Pelaut Thailand Gugat Perusahaan Kapal atas Serangan di Selat Hormuz
Jumat / 10-07-2026, 22:05 WIB
Meta Siap Produksi Massal Chip AI Terbaru pada 2026 Tanpa GPU Eksternal
Jumat / 10-07-2026, 22:04 WIB
Mod Final Fantasy Tactics Hadirkan Ulang Pertempuran FF6 dalam Gaya Strategi
Jumat / 10-07-2026, 22:00 WIB
School Days Rilis di AS, Fakku Akuisisi Katalog Fairytale
Jumat / 10-07-2026, 21:59 WIB
Agent Kim Reactivated Jadi Serial Live-Action Korea Pertama dengan Adegan AI Generatif
Jumat / 10-07-2026, 21:59 WIB
Pertamina Terapkan CEOR Lepas Pantai Pertama, Targetkan Kenaikan Produksi Minyak
Jumat / 10-07-2026, 21:57 WIB
Anthropic Luncurkan Fitur Reflect untuk Lacak Kebiasaan Pengguna Claude
Jumat / 10-07-2026, 21:57 WIB
Conor McGregor Nyanyikan 'Wonderwall' dan Robek Kacamata Max Holloway di Konferensi Pers UFC 329
Jumat / 10-07-2026, 21:56 WIB
Tito Dorong Pemda Percepat Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah
Jumat / 10-07-2026, 21:56 WIB
Erick Thohir Tanggapi Keresahan Prabowo soal Timnas Indonesia Belum ke Piala Dunia
Jumat / 10-07-2026, 21:56 WIB







