CNN dalam laporan investigasi terbarunya mengungkap bahwa Azerbaijan diam-diam membantu Israel dalam perang melawan Iran.

Azerbaijan merupakan negara mayoritas Muslim Syiah, sama seperti Iran. Sekitar 60 persen penduduknya menganut aliran Syiah.

>>> Hasil Practice Moto2 Jerman: Mario Aji Posisi ke-13 Usai Melesat di Akhir

Menurut laporan tersebut, Tel Aviv mengirim pasukan elite militer dan intelijen secara rahasia ke Azerbaijan sebagai bagian dari jaringan rahasia di Timur Tengah untuk memfasilitasi operasi melawan Iran.

Pasukan tersebut beroperasi di wilayah selatan Azerbaijan yang berbatasan dengan Iran, kurang dari 100 kilometer dari Kota Tabriz.

Unit komando khusus dikerahkan ke lokasi tersebut untuk melakukan misi pengumpulan intelijen dan operasi drone, kata dua sumber anonim kepada CNN.

Operasi rahasia ini memberi Israel posisi berharga untuk mengamati wilayah utara Iran selama perang.

>>> Marcellus Wiley Diperintahkan Bayar Utang Rp8,9 Miliar ke Bank

Pengerahan ke Azerbaijan adalah salah satu dari beberapa posisi militer yang dipertahankan Israel di kawasan Timur Tengah.

Posisi tersebut memberikan jangkauan yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi militer Israel, menyoroti peran negara-negara tetangga Iran dalam memfasilitasi operasi melawan Teheran.

Selain Azerbaijan, Israel juga memiliki pangkalan militer rahasia di Irak, Uni Emirat Arab, dan Somaliland, menurut sumber CNN.

>>> Bintang 'RHOC' Vicki Gunvalson Gugat Penasihat Keuangan Atas Tuduhan Pencemaran Nama Baik

Awalnya, pasukan di Azerbaijan direncanakan sebagai tim penyelamat potensial jika terjadi keadaan darurat. Namun, perannya kemudian diperluas menjadi posisi militer dan pengumpulan intelijen.