AS Setop Sementara Serang Iran, Negosiasi Lanjut
Amerika Serikat menghentikan sementara serangan ke Iran. Langkah ini memberi ruang bagi diplomasi untuk terus berjalan meredakan konflik.
Sejumlah sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan diplomasi sedang dilakukan saat ini, demikian dikutip Anadolu Agency, Kamis (9/7).
>>> Pertamina Salurkan Ribuan Seragam Sekolah Lewat Program SESAMA
Salah satu sumber menyebut AS sengaja melakukan serangan kemudian menundanya untuk menghindari eskalasi. Mereka mempertahankan target sebagai alat tawar-menawar.
Sejumlah sumber juga mengatakan ada persiapan kemungkinan AS menyerang lagi jika perlu. Namun, saat ini mereka membiarkan diplomasi berjalan lebih dahulu.
Sebelumnya, di kapal induk USS Abraham Lincoln tampak pilot latihan dan jet tempur disiagakan untuk mengantisipasi serangan baru.
Kapten kapal induk juga sudah memberitahu ribuan pelaut bahwa ketegangan regional meningkat dan meminta untuk tetap siaga.
>>> Sambut 5 Abad DKI, PAM Jaya Wujudkan Air Bersih Merata di Jakarta
AS kembali menggempur Iran habis-habisan mulai Rabu malam. Hingga saat ini, ada 170 target di Iran yang jadi sasaran militer AS.
Sebagian besar serangan menargetkan wilayah selatan Iran. Namun, beberapa serangan masuk jauh ke pedalaman dan ke utara negara tersebut.
Imbas serangan brutal dalam dua hari ini, Kementerian Kesehatan Iran mencatat 14 orang tewas dan 78 lainnya mengalami luka-luka.
Iran juga melaporkan AS menyerang infrastruktur sipil seperti jembatan kereta api di Aqalla.
>>> Kuasa Hukum Sayangkan KPK Pindahkan Yaqut ke Rutan
Penargetan infrastruktur sipil penting seperti instalasi air dan listrik dapat dianggap sebagai kejahatan perang.
Update Terbaru
Bayeux Tapestry Kembali ke Inggris untuk Pameran Bersejarah di British Museum
Jumat / 10-07-2026, 20:00 WIB
SK Hynix Catatkan Saham di Nasdaq Usai Raup Dana Rp 26,5 Miliar
Jumat / 10-07-2026, 19:59 WIB
Prabowo Blak-blakan Banyak Pihak Tolak B50: Mereka Maunya Impor
Jumat / 10-07-2026, 19:59 WIB
AFTECH Petakan Lima Transisi Besar untuk Masa Depan Fintech Indonesia
Jumat / 10-07-2026, 19:56 WIB
PINTU dan Universitas Paramadina Bersinergi Lawan Hoaks dan Ancaman AI
Jumat / 10-07-2026, 19:56 WIB
Penjualan Mobil Indonesia Semester I 2026 Naik 15,9%, BYD Kembali ke Posisi 4 Besar
Jumat / 10-07-2026, 19:56 WIB
PNS Gresik Jadi Tersangka Baru Kasus SK ASN Palsu yang Sempat Viral
Jumat / 10-07-2026, 19:56 WIB
WN Kanada Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi di Jimbaran Bali
Jumat / 10-07-2026, 19:56 WIB
7 Penyebab Kelelahan yang Tidak Boleh Disepelekan
Jumat / 10-07-2026, 19:56 WIB
BSI dan BPJS Ketenagakerjaan Buka Akses KPR Syariah 30 Tahun
Jumat / 10-07-2026, 19:56 WIB
Malahayati Consultant dan HMI UI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Jumat / 10-07-2026, 19:54 WIB
Hasil AFF Women's Cup 2026: Timnas Putri Indonesia Kalahkan Timor Leste 2-0
Jumat / 10-07-2026, 19:54 WIB
Hasil Practice Moto3 Jerman: Veda Ega Pratama Tercepat
Jumat / 10-07-2026, 19:54 WIB
Samsung Disarankan Akhiri Galaxy Z Flip Setelah Z Flip 8, Kembali Lebih Kuat pada 2028
Jumat / 10-07-2026, 19:50 WIB







