Bayeux Tapestry Kembali ke Inggris untuk Pameran Bersejarah di British Museum
Bayeux Tapestry, karya sulaman wol berusia 960 tahun yang menggambarkan Peristiwa Pertempuran Hastings tahun 1066, tiba di British Museum London pada Jumat dini hari, 10 Juli 2026.
Karya seni sepanjang 70 meter ini diangkut dari Prancis barat laut dalam kotak berpengatur suhu dan diletakkan di atas dudukan penyerap goncangan.
>>> SK Hynix Catatkan Saham di Nasdaq Usai Raup Dana Rp 26,5 Miliar
Perjalanan melintasi Terowongan Channel menggunakan kereta shuttle, kemudian mendapat pengawalan polisi menuju museum.
Operasi rahasia selama 11 jam ini memerlukan perencanaan intensif setahun penuh antara otoritas Inggris dan Prancis.
Perusahaan transportasi Hizkia melakukan beberapa uji coba untuk memantau getaran dan memastikan keamanan karya rapuh tersebut.
Pameran dan Antusiasme Publik
Bayeux Tapestry akan dipamerkan di British Museum mulai 10 September 2026 hingga Juli 2027.
Museum mencatat penjualan tiket terbesar dalam sejarah, dengan lebih dari £2,4 juta ($3,2 juta) terkumpul dan sekitar 100.000 tiket terjual dalam 24 jam pertama.
Direktur British Museum Nicholas Cullinan menyaksikan kedatangan tengah malam bersama staf museum dan diplomat yang bertepuk tangan saat kontainer seukuran mobil diturunkan ke area bongkar muat.
"Menyaksikan Tapestry tiba di Museum adalah momen yang tidak akan pernah saya lupakan," kata Cullinan.
Ia mengakui antusiasme publik yang luar biasa terhadap sulaman berusia 960 tahun ini, seraya menanggapi kekhawatiran keamanan yang sempat disuarakan beberapa tokoh budaya Prancis.
"Saya tidak menganggap remeh bahwa orang begitu peduli pada sulaman berusia 1.000 tahun. Saya pikir itu hal yang luar biasa," ujarnya.
Makna Diplomatik dan Sejarah
Pinjaman ini pertama kali disepakati pada Juli 2025 saat kunjungan kenegaraan Presiden Prancis Emmanuel Macron, bertepatan dengan rencana renovasi museum permanen tapestry di Normandia.
Update Terbaru
Eric Trump Kehilangan Lebih dari $600 Juta dari Investasi Kripto Ayahnya
Jumat / 10-07-2026, 21:04 WIB
Ancaman Penutupan Toko Digital PS3 dan Vita Picu Kekhawatiran Kolektor
Jumat / 10-07-2026, 21:04 WIB
Xbox Bantah Hanya Satu Orang di Texas yang Kerjakan Engine id Software
Jumat / 10-07-2026, 21:00 WIB
Kelompok Lingkungan Desak Trump Relisting Paus Abu-abu yang Terancam Punah
Jumat / 10-07-2026, 20:59 WIB
Protes di Benggala Barat Memanas Usai Kekerasan dan Penembakan oleh Polisi
Jumat / 10-07-2026, 20:59 WIB
Novel Epilog Mushoku Tensei: Redundant Reincarnation Berakhir di Volume 4
Jumat / 10-07-2026, 20:57 WIB
Blue Lock: Persaingan Terbesar Justru di Antara Sang Pencipta
Jumat / 10-07-2026, 20:57 WIB
BRIN Perluas Beasiswa dan Mobilitas Riset untuk Siapkan Talenta Nuklir
Jumat / 10-07-2026, 20:56 WIB
MMA Indonesia Q2 2026: 88% Konsumen Ikut Event Double-Date Sale
Jumat / 10-07-2026, 20:56 WIB
Saya Ganti Setup Produktivitas Android yang Berantakan dengan Google Keep, Tasks, dan Calendar
Jumat / 10-07-2026, 20:56 WIB
Harga RAM DDR4 Diprediksi Naik 50%, Bisa Lebih Mahal dari DDR5
Jumat / 10-07-2026, 20:56 WIB
Courtois Minta Bek Belgia 'Keroyok' Yamal di Perempat Final Piala Dunia
Jumat / 10-07-2026, 20:56 WIB
Epic Games Store Bagikan Dua Game Gratis: Nova Lands dan Tattoo Tycoon
Jumat / 10-07-2026, 20:54 WIB
Azerbaijan Diam-diam Bantu Israel Perangi Iran, Laporan CNN
Jumat / 10-07-2026, 20:54 WIB







