PlayStation pernah mengumumkan akan menutup toko digital untuk PS3, PSP, dan PS Vita pada 2021, namun akhirnya membatalkan rencana tersebut setelah mendapat protes keras dari para pemain.

Keputusan itu memicu kekhawatiran di kalangan gamer dan kolektor, terutama karena banyak game klasik hanya tersedia secara digital.

>>> Xbox Bantah Hanya Satu Orang di Texas yang Kerjakan Engine id Software

Dampak pada Pasar Koleksi

Jay Sherman, salah satu pemilik toko retro game Super Retro Bros di Nottingham, mengatakan bahwa game PS3, PSP, dan PS Vita semakin bernilai tinggi di pasar koleksi.

Ia mencontohkan DuckTales Remastered yang dijual sekitar £15 di PS Store, namun sulit ditemukan versi fisik PAL di bawah £50.

Menurut Sherman, jika tidak ada alternatif selain fisik, harga game seperti itu bisa mendekati £100.

Ia juga menambahkan bahwa game-game eksklusif PS Network seperti Bomberman Ultra dan Spelunker HD akan hilang jika toko digital ditutup.

Masa Depan Media Fisik

Josh Fairhurst, salah satu pendiri Limited Run Games, menyatakan bahwa penutupan toko digital tidak bisa dihindari pada akhirnya.

>>> Kelompok Lingkungan Desak Trump Relisting Paus Abu-abu yang Terancam Punah

Ia memperkirakan harga game fisik PS Vita akan terus naik, seperti Persona 4 Golden yang sudah mencapai harga absurd.

Limited Run Games mencetak ulang game digital ke dalam bentuk fisik agar pemain tetap bisa memiliki dan memainkannya di masa depan.

Fairhurst khawatir jika industri beralih ke streaming, rasa kepemilikan akan hilang dan pelestarian game menjadi sulit.

Ia juga memprediksi bahwa Sony dan Microsoft akan meluncurkan konsol digital-only di generasi mendatang.

>>> Protes di Benggala Barat Memanas Usai Kekerasan dan Penembakan oleh Polisi

Meskipun Sony mundur dari penutupan toko pada 2021, ancaman itu sudah berdampak pada kenaikan harga game fisik.