PT Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatra (PHE OSES) resmi mengimplementasikan teknologi Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) berbasis polimer di Lapangan Offshore Rama, Wilayah Kerja Southeast Sumatra (WK SES).

Ini merupakan penerapan CEOR lepas pantai pertama di Indonesia. Langkah ini menjadi tonggak baru dalam upaya meningkatkan produksi minyak dari lapangan tua (mature field).

>>> Anthropic Luncurkan Fitur Reflect untuk Lacak Kebiasaan Pengguna Claude

Direktur Utama PHE OSES, M. Indra, menyatakan bahwa teknologi ini diharapkan dapat mengoptimalkan aset yang sudah berproduksi.

Targetnya adalah memperkuat peningkatan lifting minyak nasional.

>>> Conor McGregor Nyanyikan 'Wonderwall' dan Robek Kacamata Max Holloway di Konferensi Pers UFC 329

Lapangan Offshore Rama merupakan salah satu lapangan mature yang potensial. Dengan CEOR, Pertamina berharap dapat memperpanjang umur produksi dan meningkatkan faktor perolehan minyak.

Implementasi CEOR ini juga sejalan dengan strategi Pertamina untuk mengadopsi teknologi enhanced oil recovery (EOR) guna memaksimalkan produksi dari sumur-sumur eksisting.

>>> Tito Dorong Pemda Percepat Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah

Keberhasilan proyek ini diharapkan menjadi model bagi penerapan CEOR di lapangan lepas pantai lainnya di Indonesia. Pertamina terus berkomitmen mendukung ketahanan energi nasional.