CORTIS, grup K-Pop di bawah BigHit Music, menawarkan sesuatu yang berbeda dari kebanyakan grup idola lainnya.

Tidak ada alam semesta fiksi yang rumit, tidak ada lore yang mendetail, dan tidak ada beat metal yang mendominasi musik mereka.

>>> KARD Bubar Setelah 10 Tahun, Album Terakhir Rilis Juli

Keputusan untuk mengambil jalur yang berbeda ini justru membuahkan hasil. Pendengar berusia 40-50 tahun, yang biasanya berada di luar basis penggemar K-Pop, mulai tertarik pada grup ini.

Bahkan Perdana Menteri Han Sung-sook mengutip lirik CORTIS saat menyampaikan pidato tentang perubahan. Hal ini menunjukkan bahwa grup ini telah menjadi simbol perubahan bagi banyak orang.

Menghindari Citra Idola Pabrikan

CORTIS berhasil melepaskan diri dari citra "idola pabrikan" yang melekat pada banyak grup K-Pop.

Mereka mempromosikan identitas sebagai "Young Creator Crew" (YCC), yang menekankan kreativitas dan kebebasan artistik para anggotanya.

Para anggota CORTIS aktif menulis lirik dan merancang konsep video musik. Pemimpin grup, Martin, bahkan telah memiliki kredit penulisan lagu untuk ILLIT sebelum debutnya sendiri.

Pendekatan ini kontras dengan cara produksi album K-Pop pada umumnya, yang biasanya didominasi oleh divisi artis dan repertoar agensi.

Kritikus musik Kim Sang-hwa mengatakan bahwa frasa YCC sangat cocok dengan grup ini dan memperkuat kesan bahwa anggotanya memiliki kebebasan kreatif yang lebih besar.

Sebelum debut, para anggota CORTIS menghabiskan tiga bulan di Los Angeles untuk mengikuti kamp penulisan lagu.

Di sana, mereka berkolaborasi dengan musisi internasional dan menyelesaikan lagu debut "What You Want".

Menampilkan Pelanggaran Aturan sebagai Konten

CORTIS juga berbeda dalam cara mereka ditampilkan kepada penggemar.