Donald Trump menjadi presiden pertama yang memiliki bandara dinamai sesuai namanya saat masih menjabat.

Bandara Internasional Palm Beach di Florida Selatan kini berganti nama menjadi Bandara Internasional Presiden Donald J. Trump.

>>> Putus dengan Lee Jong Suk, Ini Daftar Mantan Pacar IU

Perubahan nama ini berlaku setelah undang-undang yang ditandatangani Gubernur Florida Ron DeSantis pada Maret lalu mulai efektif.

Logo lama bandara sempat menyerupai gaya Disney, namun logo baru yang diperkenalkan Eric Trump pada Mei jelas merupakan modifikasi dari Lambang Negara AS.

Logo baru didominasi warna emas, warna favorit Trump. Namun jika diamati lebih saksama, terdapat banyak keanehan pada detailnya.

Cakar elang tampak cacat dan bentuknya tidak sama. Kaki elang juga tidak rata dan bagian dasarnya berupa gumpalan aneh yang tidak konsisten.

Keseluruhan logo terlihat tidak simetris.

Jumlah bulu sayap tidak genap. Dua cabang zaitun memiliki jumlah daun berbeda.

Perisai hanya memiliki sebelas garis, padahal Lambang Negara AS seharusnya memiliki tiga belas garis.

Netizen dengan cepat menduga logo tersebut dihasilkan oleh kecerdasan buatan. Sebuah unggahan di Reddit yang menyoroti keanehan logo Trump menjadi viral.

Judul unggahan itu berbunyi, "Semua sumber daya di dunia dan logo Bandara Trump dibuat oleh AI."

Pihak bandara belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar. Namun jika logo itu benar buatan AI, hal itu tidak mengejutkan.

>>> Penerbit Protes Masa Depan Digital Sony dengan Janji Terus Produksi Game PS5 Fisik

Pemerintahan Trump diketahui gencar menggunakan AI untuk menghasilkan propaganda murahan yang kadang mirip satire.

Beberapa pihak menyebutnya "slopaganda" dan sering digunakan untuk menyerang musuh politik atau memitoskan Trump.