SK Hynix Debut di Pasar Saham AS, Uji Minat Investor
Produsen semikonduktor asal Korea Selatan, SK Hynix, memulai debut perdagangan di Amerika Serikat pada Jumat lalu setelah melakukan penjualan saham senilai $26,5 miliar.
Langkah ini menjadi indikator penting bagi kepercayaan investor terhadap gelombang kecerdasan buatan (AI).
>>> US Navy Terapkan Kebijakan Pisahkan Personel dengan Kondisi Kulit Permanen Akibat Cukur
Perusahaan menetapkan harga American Depositary Receipts (ADR) sebesar $149 per unit, atau premi 2,7% dari harga rata-rata perdagangan tiga hari sebelumnya di Seoul.
Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membangun fasilitas manufaktur baru sekaligus memberikan akses langsung ke investor Amerika.
Transaksi ini merupakan penjualan saham terbesar kedua di Amerika Serikat, hanya di bawah rekor penawaran umum perdana yang dilakukan SpaceX bulan lalu.
Para analis pasar mencatat bahwa perdagangan semikonduktor global telah menarik konsentrasi investor yang besar di tengah kenaikan valuasi pemasok perangkat keras terkait ekspansi AI.
"Semikonduktor global adalah perdagangan paling ramai di dunia saat ini," kata Thomas Hayes, ketua Great Hill Capital di New York.
Penerbit saham berusaha memanfaatkan valuasi tinggi ini untuk memenuhi permintaan pasar yang aktif. "Para bankir dan penerbit, dalam hal ini SK Hynix, memenuhi permintaan di mana pun adanya.
Mereka melihat valuasi yang berlebihan dan ingin memanfaatkannya," tambah Hayes.
Berkantor pusat di Icheon, Korea Selatan, SK Hynix merupakan produsen chip memori bandwidth tinggi (HBM) terbesar di dunia.
Komponen canggih ini penting untuk memproses data dalam unit pemrosesan grafis AI yang dibuat oleh perusahaan seperti Nvidia dan AMD.
>>> Bayeux Tapestry Kembali ke Inggris untuk Pameran Bersejarah di British Museum
Permintaan yang melonjak untuk prosesor canggih telah menjadikan chip HBM sebagai aset langka, mendorong valuasi lebih tinggi.
Update Terbaru
Eric Trump Kehilangan Lebih dari $600 Juta dari Investasi Kripto Ayahnya
Jumat / 10-07-2026, 21:04 WIB
Ancaman Penutupan Toko Digital PS3 dan Vita Picu Kekhawatiran Kolektor
Jumat / 10-07-2026, 21:04 WIB
Xbox Bantah Hanya Satu Orang di Texas yang Kerjakan Engine id Software
Jumat / 10-07-2026, 21:00 WIB
Kelompok Lingkungan Desak Trump Relisting Paus Abu-abu yang Terancam Punah
Jumat / 10-07-2026, 20:59 WIB
Protes di Benggala Barat Memanas Usai Kekerasan dan Penembakan oleh Polisi
Jumat / 10-07-2026, 20:59 WIB
Novel Epilog Mushoku Tensei: Redundant Reincarnation Berakhir di Volume 4
Jumat / 10-07-2026, 20:57 WIB
Blue Lock: Persaingan Terbesar Justru di Antara Sang Pencipta
Jumat / 10-07-2026, 20:57 WIB
BRIN Perluas Beasiswa dan Mobilitas Riset untuk Siapkan Talenta Nuklir
Jumat / 10-07-2026, 20:56 WIB
MMA Indonesia Q2 2026: 88% Konsumen Ikut Event Double-Date Sale
Jumat / 10-07-2026, 20:56 WIB
Saya Ganti Setup Produktivitas Android yang Berantakan dengan Google Keep, Tasks, dan Calendar
Jumat / 10-07-2026, 20:56 WIB
Harga RAM DDR4 Diprediksi Naik 50%, Bisa Lebih Mahal dari DDR5
Jumat / 10-07-2026, 20:56 WIB
Courtois Minta Bek Belgia 'Keroyok' Yamal di Perempat Final Piala Dunia
Jumat / 10-07-2026, 20:56 WIB
Epic Games Store Bagikan Dua Game Gratis: Nova Lands dan Tattoo Tycoon
Jumat / 10-07-2026, 20:54 WIB
Azerbaijan Diam-diam Bantu Israel Perangi Iran, Laporan CNN
Jumat / 10-07-2026, 20:54 WIB







