US Navy Terapkan Kebijakan Pisahkan Personel dengan Kondisi Kulit Permanen Akibat Cukur
Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) mengumumkan pada Selasa, 7 Juli 2026, bahwa personel dengan kondisi kulit kronis dan tidak dapat disembuhkan akibat pencukuran akan menghadapi pemisahan administratif.
Kebijakan ini berlaku bagi personel yang memiliki keringanan medis untuk tidak mencukur, namun didiagnosis menderita kondisi kulit permanen.
>>> Bayeux Tapestry Kembali ke Inggris untuk Pameran Bersejarah di British Museum
Berdasarkan pesan administratif baru, personel aktif dan cadangan akan diizinkan menerima perawatan medis militer hingga 12 bulan.
Mereka yang mengalami iritasi permanen akan dievaluasi untuk pemisahan mulai paling cepat 8 Juli 2027.
Dasar Kebijakan dan Implementasi
Perubahan kebijakan ini menyelaraskan US Navy dengan arahan yang dikeluarkan tahun lalu oleh Menteri Pertahanan Pete Hegseth.
Hegseth telah fokus pada reformasi personel militer dan kebijakan Kesempatan Kerja Setara (EEO) sejak menjabat.
Standar kerapian yang diperbarui menetapkan bahwa perwira komandan akan membuat keputusan akhir tentang keringanan cukur sementara 90 hari.
Keringanan tersebut hanya dapat diperbarui maksimal empat kali sebelum tinjauan pemisahan administratif dipicu.
US Navy menyatakan standar ini penting untuk kesiapan operasional dan memastikan segel yang tepat pada alat pelindung.
Unit operasi khusus seperti Navy SEALs dapat meminta standar yang dimodifikasi tergantung misi di lingkungan budaya tertentu.
>>> SK Hynix Catatkan Saham di Nasdaq Usai Raup Dana Rp 26,5 Miliar
Kritik dan Dampak Kebijakan
Kebijakan ini menuai kritik, termasuk dari Black Veterans Project, yang menilai kebijakan ini secara tidak proporsional merugikan personel kulit hitam.
Sekitar 60 persen pria kulit hitam menderita pseudofolliculitis barbae, kondisi peradangan menyakitkan akibat cukur.
Richard Brookshire, salah satu pendiri Black Veterans Project, menyatakan bahwa penegakan ketat menciptakan lingkungan yang bermusuhan bagi personel minoritas.
Brookshire khawatir kebijakan ini akan menyebabkan pemutusan hubungan kerja yang tidak perlu dan mengakhiri karier personel berpengalaman.
Ia mempertanyakan logika keuangan dan strategis dari pemecatan personel yang terlatih di tengah konflik geopolitik yang sedang berlangsung.
Dalam pidato pada 30 September, Menteri Pertahanan Hegseth secara eksplisit menargetkan rambut wajah dan profil cukur.
"Tidak ada lagi jenggot," kata Hegseth di hadapan ratusan perwira militer senior.
Juru bicara Pentagon Sean Parnell mengonfirmasi fokus Hegseth pada pemeliharaan ekspektasi estetika dan disiplin yang ketat di semua pangkat.
>>> Prabowo Blak-blakan Banyak Pihak Tolak B50: Mereka Maunya Impor
Parnell mengatakan komandan akan bertanggung jawab untuk menerapkan perubahan budaya ini secara efektif.
Update Terbaru
Eric Trump Kehilangan Lebih dari $600 Juta dari Investasi Kripto Ayahnya
Jumat / 10-07-2026, 21:04 WIB
Ancaman Penutupan Toko Digital PS3 dan Vita Picu Kekhawatiran Kolektor
Jumat / 10-07-2026, 21:04 WIB
Xbox Bantah Hanya Satu Orang di Texas yang Kerjakan Engine id Software
Jumat / 10-07-2026, 21:00 WIB
Kelompok Lingkungan Desak Trump Relisting Paus Abu-abu yang Terancam Punah
Jumat / 10-07-2026, 20:59 WIB
Protes di Benggala Barat Memanas Usai Kekerasan dan Penembakan oleh Polisi
Jumat / 10-07-2026, 20:59 WIB
Novel Epilog Mushoku Tensei: Redundant Reincarnation Berakhir di Volume 4
Jumat / 10-07-2026, 20:57 WIB
Blue Lock: Persaingan Terbesar Justru di Antara Sang Pencipta
Jumat / 10-07-2026, 20:57 WIB
BRIN Perluas Beasiswa dan Mobilitas Riset untuk Siapkan Talenta Nuklir
Jumat / 10-07-2026, 20:56 WIB
MMA Indonesia Q2 2026: 88% Konsumen Ikut Event Double-Date Sale
Jumat / 10-07-2026, 20:56 WIB
Saya Ganti Setup Produktivitas Android yang Berantakan dengan Google Keep, Tasks, dan Calendar
Jumat / 10-07-2026, 20:56 WIB
Harga RAM DDR4 Diprediksi Naik 50%, Bisa Lebih Mahal dari DDR5
Jumat / 10-07-2026, 20:56 WIB
Courtois Minta Bek Belgia 'Keroyok' Yamal di Perempat Final Piala Dunia
Jumat / 10-07-2026, 20:56 WIB
Epic Games Store Bagikan Dua Game Gratis: Nova Lands dan Tattoo Tycoon
Jumat / 10-07-2026, 20:54 WIB
Azerbaijan Diam-diam Bantu Israel Perangi Iran, Laporan CNN
Jumat / 10-07-2026, 20:54 WIB







