Kiper Timnas Belgia, Thibaut Courtois, memberikan instruksi khusus kepada lini belakang menjelang laga perempat final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol.

Dalam duel yang berlangsung di SoFi Stadium, California, Sabtu (11/7) dini hari WIB, Courtois meminta para bek untuk 'mengeroyok' winger muda Spanyol, Lamine Yamal.

>>> Epic Games Store Bagikan Dua Game Gratis: Nova Lands dan Tattoo Tycoon

Courtois mengakui bahwa kualitas individu Yamal dalam situasi satu lawan satu sangat berbahaya. Ia menilai pengawalan longgar akan menjadi blunder fatal bagi tim asuhan Rudi Garcia.

"Lamine adalah Lamine; kita semua tahu dia sangat berbakat dalam situasi one-on-one," ujar Courtois dalam konferensi pers, seperti dilansir Barca Blaugranes.

"Dia sangat cepat dan lincah. Dia mampu melewati dua pemain sekaligus, dan juga memiliki kemampuan melepaskan umpan terobosan mematikan," bebernya.

Untuk mengantisipasi hal itu, Courtois menyarankan barisan belakang Belgia menerapkan taktik double cover, yaitu menempatkan dua pemain untuk menutup ruang gerak Yamal.

>>> Azerbaijan Diam-diam Bantu Israel Perangi Iran, Laporan CNN

"Saya pikir kuncinya adalah mengawal dia dengan sangat ketat.

Ketika kami bisa menciptakan situasi dua lawan satu, itulah cara terbaik untuk menghentikannya," ucap kiper Real Madrid itu.

Namun, Courtois juga mengakui bahwa Yamal adalah pemain hebat yang sulit dihentikan. "Dia adalah seorang bintang, dan sejujurnya memang sangat sulit untuk menghentikan pemain seperti dia," katanya.

>>> Hasil Practice Moto2 Jerman: Mario Aji Posisi ke-13 Usai Melesat di Akhir

Pemenang laga Spanyol vs Belgia ini akan melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 untuk berhadapan dengan Prancis.