Harga Tiket Perempatfinal Piala Dunia Melonjak di Pasar Sekunder
Harga tiket perempatfinal Piala Dunia 2026 di pasar sekunder melonjak hingga ribuan dolar AS.
Empat pertandingan bergengsi akan berlangsung di berbagai kota di Amerika Serikat pada 9 hingga 11 Juli 2026.
>>> Tiga Pelaut Thailand Gugat Perusahaan Kapal atas Serangan di Selat Hormuz
Berdasarkan data dari beberapa platform tiket sekunder, harga masuk termurah untuk sepasang tiket berkisar antara 2.236 dolar hingga lebih dari 6.500 dolar, tergantung pertandingan.
Sementara itu, kursi premium di tribun bawah dijual hingga 36.204 dolar di sejumlah platform.
Rincian Harga per Pertandingan
Laga Spanyol vs Belgia pada Jumat di Los Angeles Stadium menawarkan tiket termurah sepasang seharga 2.236 dolar di Gametime.
Di Ticketmaster, harga masuk termurah mencapai 2.710 dolar, sementara kursi premium termahal di SeatGeek mencapai 18.464 dolar.
Pertandingan Sabtu antara Norwegia dan Inggris di Miami Stadium mencatat harga masuk mulai 3.102 dolar di TickPick yang bebas biaya layanan.
Kursi premium termahal untuk laga ini mencapai 36.204 dolar di SeatGeek.
>>> Meta Siap Produksi Massal Chip AI Terbaru pada 2026 Tanpa GPU Eksternal
Laga perempatfinal terakhir pada Sabtu mempertemukan Argentina vs Swiss di Kansas City Stadium.
StubHub menawarkan tiket termurah sepasang seharga 2.968 dolar, sedangkan Gametime memasang harga masuk tertinggi untuk pertandingan ini, yaitu 6.534 dolar.
Menyusul tingginya permintaan dan lonjakan harga, otoritas perlindungan konsumen menyarankan pembelian hanya melalui kanal resmi seperti FIFA. com atau pasar jual-beli terverifikasi.
Platform terverifikasi seperti StubHub dan Ticketmaster menyediakan perlindungan anti-penipuan dan jaminan keabsahan.
Pakar keamanan merekomendasikan untuk memverifikasi keaslian situs web dengan memeriksa protokol HTTPS dan ikon gembok aman sebelum memasukkan informasi keuangan.
>>> Mod Final Fantasy Tactics Hadirkan Ulang Pertempuran FF6 dalam Gaya Strategi
Konsumen yang menjadi sasaran penipuan tiket diminta segera mengajukan sengketa ke bank dan melaporkan aktivitas tersebut ke Federal Trade Commission.
Update Terbaru
Bernostalgia dengan iPod Lewat Aplikasi NostalgicPod, Pemutar Musik Retro Modern
Jumat / 10-07-2026, 22:56 WIB
Jenazah Remaja 18 Tahun yang Hilang di Mississippi Diduga Ditemukan
Jumat / 10-07-2026, 22:56 WIB
Pria Florida Bakar Restoran dengan Tabung Propana, Terekam CCTV
Jumat / 10-07-2026, 22:54 WIB
Dukungan untuk Justin Baldoni dari Bintang 'Jane the Virgin' Usai Bicara Soal Blake Lively
Jumat / 10-07-2026, 22:54 WIB
Veda Ega Pratama Puas Jadi Tercepat di Practice Moto3 Jerman
Jumat / 10-07-2026, 22:54 WIB
Teddy Swims Putus dengan Kekasih Setelah Setahun Punya Anak
Jumat / 10-07-2026, 22:50 WIB
Orang Tua Nolan Wells Tuntut Investigasi Transparan atas Kematian Putranya
Jumat / 10-07-2026, 22:50 WIB
CORTIS: Grup K-Pop yang Mendobrak Formula dengan Kebebasan Kreatif
Jumat / 10-07-2026, 22:49 WIB
Prabowo Puji Prajurit TNI 13 Kali Beruntun Juara Menembak di Australia
Jumat / 10-07-2026, 22:49 WIB
Momen Timnas Mesir Disambut Hangat usai Ukir Sejarah di Piala Dunia
Jumat / 10-07-2026, 22:49 WIB
Mahasiswa FEB USU Diduga Lecehkan Puluhan Korban, Kampus Janji Tindak Tegas
Jumat / 10-07-2026, 22:49 WIB
Yamal Bicara Skenario Impian Lawan Messi di Final Piala Dunia 2026
Jumat / 10-07-2026, 22:49 WIB
Polisi Periksa 15 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara
Jumat / 10-07-2026, 22:46 WIB
Call of Duty: Black Ops 1 dan 2 Dikabarkan Tak Akan Hadir di Nintendo Switch
Jumat / 10-07-2026, 22:46 WIB







