Lebah madu (Apis mellifera) memiliki otak dengan kurang dari satu juta neuron, jauh lebih kecil dari biji wijen.

Namun, penelitian terbaru menunjukkan serangga ini mampu melakukan penalaran numerik abstrak.

>>> Musikal Senja Teduh Pelita Hadirkan Semangat Terang Kala Pelita

Studi yang diterbitkan di Proceedings of the Royal Society B: Biological Sciences pada April 2026 ini mengakhiri perdebatan panjang di kalangan ilmuwan.

Pertanyaan apakah lebah benar-benar memproses angka atau hanya bereaksi terhadap isyarat visual kini terjawab.

Peneliti dari Monash University, Australia, menemukan bahwa lebah tidak hanya bisa berhitung, tetapi juga mengatur angka dalam urutan dari kiri ke kanan.

Kemampuan ini sebelumnya hanya dikenal pada vertebrata dan beberapa invertebrata.

Eksperimen Membuktikan Lebah Benar-Benar Berhitung

Tim peneliti memaparkan lebah pada rangsangan visual berupa permukaan dengan jumlah bentuk hitam yang bertambah, serta permukaan kosong yang mewakili angka nol.

Dengan imbalan, lebah belajar mengasosiasikan jumlah tertentu dengan bentuk spesifik.

Skeptis sebelumnya berargumen bahwa lebah hanya merespons frekuensi spasial visual, seperti kepadatan atau tata letak bentuk, tanpa benar-benar 'menghitung'.

Studi ini membantah hipotesis tersebut.

Mirko Zanon, ahli saraf dari University of Trento yang terlibat dalam studi, menegaskan bahwa kritik itu tidak berlaku jika mempertimbangkan biologi hewan.

Mengurangi keputusan lebah menjadi refleks visual sederhana jelas meremehkan kemampuan otaknya.

Lebah juga telah terbukti memahami konsep nol dan melakukan perhitungan dasar.

>>> Heidi Klum Bela Pernikahan dengan Pria 17 Tahun Lebih Muda

Kini, peneliti mengungkap temuan yang lebih mengejutkan: lebah dapat mengasosiasikan simbol dengan angka, kemampuan yang sebelumnya dianggap mustahil bagi serangga.

Di alam, kemampuan berhitung ini kemungkinan membantu lebah mengenali dan mengingat bunga yang paling bernutrisi dengan menghitung kelopaknya.