Intel Israel Bocorkan Rencana Spesifik Iran Bunuh Presiden Trump ke AS
Intelijen Israel memberikan informasi kepada Amerika Serikat pekan ini mengenai sebuah rencana baru dan spesifik dari Iran untuk membunuh Presiden Donald Trump.
Laporan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran setelah Washington melancarkan serangan terbaru ke Iran dalam dua hari terakhir, meskipun sedang dalam masa gencatan senjata.
>>> Harga Galaxy Z Fold 8 dan Z Fold 8 Ultra di AS Bocor
Sejumlah sumber mengatakan Trump telah memantau arus intelijen yang terus-menerus mengenai kemungkinan adanya rencana pembunuhan terhadap dirinya.
Namun, peringatan dari Israel merupakan informasi baru yang berkaitan dengan rencana yang bersifat spesifik.
The Wall Street Journal melaporkan bahwa intelijen Israel tersebut menggambarkan adanya rencana baru untuk melakukan pembunuhan terhadap presiden AS.
Iran selama bertahun-tahun telah bersumpah akan membalas Trump atas perintahnya membunuh Jenderal Qassem Soleimani pada Januari 2020.
Kemarahan Iran semakin menjadi setelah AS melancarkan serangan gabungan dengan Israel pada 28 Februari yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan sejumlah pejabat lainnya.
Kabar rencana pembunuhan ini mencuat saat Trump kembali dari KTT NATO di Ankara, Turki.
>>> Samsung Rilis Patch Keamanan Juli 2026 untuk Galaxy Z Fold 7 dan Z Flip 7
Trump terlihat mengganti pesawat kepresidenan Air Force One yang baru, hadiah dari Qatar, dengan pesawat lama untuk pulang ke Washington.
Pergantian pesawat itu memicu spekulasi bahwa sistem keamanan pesawat baru belum memadai, terutama saat AS melancarkan serangan baru terhadap Iran yang berbatasan langsung dengan Turki.
Sejumlah sumber mengatakan pergantian pesawat dilakukan atas permintaan US Secret Service dengan alasan keamanan.
"Mereka ingin membunuh pemimpin Amerika Serikat—saya.
Nama saya ada di daftar mereka," kata Trump kepada wartawan di dalam Air Force One saat perjalanan pulang.
>>> 4 Cushion Coverage Tinggi untuk Menutupi Bekas Jerawat Hitam, Minim Oksidasi
Dalam konferensi pers terbaru, Trump menghindari pertanyaan mengenai aspek keamanannya, tetapi menyinggung dugaan upaya pembunuhan sebelumnya yang disebut-sebut melibatkan Iran.
Update Terbaru
Beckham Putra Akui Tak Kesulitan Ikuti Latihan Intensif TC Timnas Indonesia di Bali
Jumat / 10-07-2026, 13:29 WIB
PTFI Hibahkan 11 KM Pipa untuk Perluas Akses Air Bersih di Mimika
Jumat / 10-07-2026, 13:29 WIB
Jampidsus Bisa Pertanggungjawabkan Uang dan Emas 74 Kg di Rumahnya
Jumat / 10-07-2026, 13:29 WIB
Mantan Suami Barbie Hsu Hormati Hak Waris DJ Koo
Jumat / 10-07-2026, 13:28 WIB
PM Starmer Janji Libur Nasional Jika Inggris Juara Piala Dunia 2026
Jumat / 10-07-2026, 13:28 WIB
Jampidsus Bantah Punya Kafe de'Clan Cipete yang Digeledah Polisi
Jumat / 10-07-2026, 13:28 WIB
Jampidsus Tegaskan Tetap Tangani Perkara Korupsi BGN
Jumat / 10-07-2026, 13:28 WIB
Pentolan Bonek Andie Peci Meninggal Dunia
Jumat / 10-07-2026, 13:28 WIB
Harga Tiket Piala Dunia Anjlok 60% Usai AS dan Portugal Tersingkir
Jumat / 10-07-2026, 13:28 WIB
BTS Digugat Plagiarisme Lagu 'SWIM' di AS, BigHit Bantah Tuduhan
Jumat / 10-07-2026, 13:24 WIB
Akhir Kisah Cinta di Puncak Hallyu: IU dan Lee Jong Suk Resmi Putus Setelah Empat Tahun Bersama
Jumat / 10-07-2026, 13:24 WIB
Roy Suryo Minta Hakim Nyatakan Penyidikan Polda Metro Tidak Sah
Jumat / 10-07-2026, 13:24 WIB
OpenAI Rilis GPT-5.6 untuk Publik, Tiga Varian Termasuk Sol, Terra, dan Luna
Jumat / 10-07-2026, 13:24 WIB
KPK Amankan Logam Mulia dan Uang Miliaran dari OTT Bupati Sukoharjo
Jumat / 10-07-2026, 13:21 WIB







