Andy Kristiantono, yang akrab disapa Andie Peci, pentolan kelompok suporter Persebaya Surabaya (Bonek), meninggal dunia pada Jumat (10/7).

Kabar duka ini dibenarkan oleh Husein Ghozali atau Cak Conk, salah satu koordinator komunitas Bonek. Ia menyatakan Andie Peci mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 11.20 WIB.

>>> Harga Tiket Piala Dunia Anjlok 60% Usai AS dan Portugal Tersingkir

"Iya benar, 11.25 WIB sekitar 30 menit yang lalu," kata Cak Conk saat dikonfirmasi CNNIndonesia. com.

Andie Peci meninggal di RSUD dr Mohamad Soewandhi Surabaya. Ia telah dirawat di rumah sakit tersebut beberapa bulan terakhir akibat sakit yang dideritanya.

"Sudah beberapa bulan terakhir, beliau keluar masuk rumah sakit, tapi saya tidak tahu sakitnya apa," ucap Cak Conk.

Kepergian Andie Peci meninggalkan duka mendalam bagi Bonek. Cak Conk mengaku sangat kehilangan sosok yang berpendirian, berprinsip, dan memiliki idealisme kuat, terutama dalam memperjuangkan Persebaya.

Andie Peci adalah tokoh sentral yang memperjuangkan Bajol Ijo saat klub menghadapi krisis akibat dualisme dan pembekuan antara 2010 hingga awal 2017.

>>> Akhir Kisah Cinta di Puncak Hallyu: IU dan Lee Jong Suk Resmi Putus Setelah Empat Tahun Bersama

Pada masa itu, Persebaya terpecah, dijatuhi sanksi PSSI, dan mati suri.

Berkat perjuangan Andie Peci bersama Bonek, Persebaya kembali diakui dan berkompetisi di Liga Indonesia pada awal 2017.

"Dia sosok yang kuat, idealismenya tinggi dalam hal memperjuangkan Persebaya sampai kembali diakui," ujar Cak Conk.

Saat ini, Bonek akan melayat ke rumah duka. Belum diketahui di mana mendiang akan dimakamkan.

Andie Peci lahir di Madiun, Jawa Timur, dan juga dikenal sebagai aktivis buruh di Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (Kasbi).

>>> Roy Suryo Minta Hakim Nyatakan Penyidikan Polda Metro Tidak Sah

Rencananya, jenazah akan dimakamkan di Desa Manis Rejo, Madiun.