Paige Niemann, yang dikenal sebagai kembaran viral Ariana Grande, mengaku merasa 'disesatkan' oleh pesan langsung (DM) yang dikirim penyanyi tersebut saat ia mulai naik daun di media sosial beberapa tahun lalu.

Pengakuan itu muncul dalam serial dokumenter terbarunya, 'Turning the Paige', yang tayang perdana minggu ini di Prime Video.

>>> Kenapa Kita Digigit Nyamuk Tapi Orang Lain Tidak? Ini Alasannya!

Dalam dokumenter tersebut, Paige menunjukkan DM dari Ariana yang telah diverifikasi oleh TMZ.

Pesan itu menyebut Paige cantik 'tanpa berusaha membuat wajahnya lebih mirip dengan orang lain' dan menutupnya dengan, 'Selalu lakukan apa yang membuatmu bahagia, tentu saja, tetapi jika aku tidak mengatakan itu padamu, aku akan menyesal.'

Namun, Paige mengaku memiliki perasaan campur aduk tentang interaksi tersebut. Ia merasa 'dipimpin' karena narasi media sosial yang berkembang saat DM itu masuk ke kotak masuknya.

Kritik pedas sempat dialamatkan kepada Paige karena dianggap membangun mereknya di atas nama Ariana. Sementara itu, beredar kabar bahwa Ariana sendiri 'menyukai' pesan-pesan negatif tentang Paige.

>>> PDIP dan Pemkab Sukoharjo Angkat Bicara soal OTT Bupati Etik Suryani

Dalam sebuah tweet yang kemudian dihapus, Ariana dilaporkan menyebut kejadian itu 'aneh'.

Meski demikian, Paige menegaskan bahwa ia tidak pernah merasa melakukan kesalahan, karena Ariana sendiri tidak pernah mengatakan bahwa video miripnya membuatnya tidak nyaman.

Sebaliknya, Ariana justru menyuruhnya melakukan apa yang membuatnya bahagia.

Kini, beberapa tahun kemudian, Paige mendokumentasikan perjalanannya untuk 'Break Free' dari narasi sebagai kembaran Ariana. Ia berencana melanjutkan karier di bidang akting dan modeling.

>>> PSSI Respons Keresahan Prabowo soal Gagal ke Piala Dunia: Butuh APBN

Paige mengatakan bahwa dirinya lebih dari sekadar 'gadis yang mirip seseorang' dan siap membuktikan dirinya ke dunia. Langkah pertamanya adalah dokumenter tersebut.