Istilah Rumbling sering muncul dalam diskusi penggemar Attack on Titan. Bagi yang baru menonton, pertanyaan tentang apa itu Rumbling sangat wajar.

Rumbling bukan sekadar istilah keren, melainkan peristiwa terbesar dan paling menentukan dalam keseluruhan cerita Attack on Titan.

>>> Link Pendaftaran Rekrutmen SKK Migas 2026, Cek Posisi dan Syarat Umumnya

Peristiwa ini memiliki lapisan cerita yang kompleks dan terus diperdebatkan bahkan setelah seri tamat.

Pengertian Rumbling di Attack on Titan

Secara harfiah, Rumbling berarti gemuruh atau suara bergetar yang sangat keras.

Dalam konteks Attack on Titan, Rumbling adalah peristiwa apokaliptik ketika jutaan Wall Titan yang tersimpan di dalam tembok Pulau Paradis dilepaskan untuk meluluhlantakkan seluruh peradaban di luar pulau.

Wall Titan yang digunakan memiliki tinggi setara dengan Colossal Titan, lebih dari lima puluh meter.

Ratusan ribu hingga jutaan makhluk sebesar itu bergerak bersama dalam satu formasi, menjadikannya ancaman yang sangat besar.

Peristiwa ini hanya bisa diaktifkan oleh pengguna Founding Titan yang memiliki akses ke darah bangsawan Ymir Fritz.

Selama bertahun-tahun, Rumbling hanya menjadi ancaman teoritis yang digunakan sebagai senjata deterrence oleh Raja Karl Fritz, sampai Eren Yeager mengubah segalanya.

Cara Eren Yeager Mengaktifkan Rumbling

Rumbling tidak bisa diaktifkan sembarangan. Pengguna harus memiliki Founding Titan dan terhubung dengan seseorang berdarah bangsawan Ymir Fritz.

Eren sudah memiliki Founding Titan dari Grisha Yeager, tetapi tidak memiliki darah bangsawan.

Karena itu, ia bekerja sama dengan Zeke Yeager yang memiliki garis keturunan bangsawan dari Dina Fritz.

Saat Eren dan Zeke bersentuhan, keduanya masuk ke dimensi Path, sumber kekuatan Founding Titan.