Presiden Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di media sosial.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan lima bendungan di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/7).

>>> Daftar Harga iPhone 17 dan iPhone 17 Pro Max Terbaru di Indonesia

Menurut Prabowo, media sosial kini menjadi semacam penyakit yang tidak hanya melanda Indonesia, tetapi juga dunia.

Ia menilai media sosial kerap dijadikan alat manipulasi oleh orang-orang yang memiliki uang.

"Karena ada suatu penyakit bukan hanya di negara kita tapi di dunia ini sosmed. Ini bisa diperalat.

Orang punya duit dia bisa main di sosmed," ujar Prabowo.

Prabowo menegaskan bahwa cerita di media sosial belum tentu sesuai dengan kenyataan.

Oleh karena itu, ia meminta rakyat untuk tidak tertipu dan lebih percaya kepada pemimpin yang telah mereka pilih.

>>> Lagu Viral DJ Icha Chellow dan Mala Agatha Dilaporkan ke Polrestabes Surabaya, AMI: Normalisasi Perilaku Vulgar Merusak Moral Generasi Muda

"Jadi cerita di sosmed belum tentu cerita yang sebenarnya. Rakyat jangan tertipu ya, rakyat jangan tertipu.

Percayalah kepada pemimpin yang telah kau pilih," kata Prabowo.

Sebelumnya, saat meluncurkan Program Mandatori Biodiesel B50 di Karawang, Kamis (9/7), Prabowo juga menyinggung soal pemimpin yang berbohong.

Ia menyatakan bahwa pemimpin yang berbohong kepada rakyat adalah pemimpin yang berdosa dan mengkhianati kepentingan negara.

"Berdosalah pemerintah yang berbohong kepada rakyatnya. Berdosalah pemimpin yang berbohong kepada rakyatnya.

>>> Aldi Rebrand Jadi Baldi untuk Dukung Rekor Dunia Pitbull

Berkhianatlah pemimpin yang tidak setia kepada kepentingan negara di atas segala kepentingan," ujar Prabowo.