Presiden Prabowo Subianto memperingatkan masyarakat agar tidak mudah termakan informasi yang beredar di media sosial. Ia menilai ruang digital kini rentan dimanfaatkan untuk menggiring opini publik.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan lima bendungan di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/7/2026).

>>> Kecerdasan Buatan Dinobatkan sebagai Inovasi Kantor Paling Berpengaruh

Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak masyarakat tetap menaruh kepercayaan kepada pemimpin yang telah dipilih secara demokratis.

Menurut Prabowo, tidak semua narasi yang ramai di media sosial mencerminkan fakta yang sebenarnya. Platform digital dapat diperalat oleh pihak-pihak yang memiliki kekuatan finansial untuk memengaruhi opini.

"Ada suatu penyakit bukan hanya di negara kita tapi di dunia ini sosmed. Ini bisa diperalat.

Orang punya duit dia bisa main di sosmed," kata Prabowo.

Karena itu, ia mengingatkan agar masyarakat tidak langsung mempercayai seluruh informasi di dunia maya. "Jadi cerita di sosmed belum tentu cerita yang sebenarnya.

Rakyat jangan tertipu ya, rakyat jangan tertipu. Percayalah kepada pemimpin yang telah kau pilih," ujar Prabowo.

Dalam pidatonya, Prabowo juga mengklaim pemerintahannya telah menghasilkan berbagai capaian dalam waktu singkat. Namun, ia menilai masih ada pihak yang berupaya menyerang pemerintah melalui narasi di media sosial.

>>> Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Divonis 7 Tahun Penjara

Prabowo mencontohkan bagaimana potongan ucapannya kerap menjadi sorotan publik.

Ia mengaku harus berhati-hati saat berbicara di depan umum karena khawatir hanya sebagian kalimatnya yang diangkat dan menjadi polemik.

"Ini ada wartawan, jadi saya nggak boleh bicara. Saya harus bicara hati-hati, saya harus bicara sopan.

Saya nggak, saya nggak boleh bilang koruptor itu bajingan, nggak boleh itu," ungkap Prabowo.

Ia lalu berkelakar bahwa potongan ucapannya berpotensi menjadi judul pemberitaan yang ramai diperbincangkan. "Lho nanti ini, ini yang nanti di-blow up yang ini: 'Prabowo: Bajingan'.

Presiden ngomongnya harus sopan, halus. Benar?

Benar? Mau, mau saya bicara sopan atau mau bicara saya jujur?"

>>> Ian Wright Akui Sulit Cari Kelemahan Prancis, Sebut Les Bleus Tim Terkuat di Piala Dunia 2026

lanjutnya.