Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh aparatur negara, mulai dari birokrat, pejabat militer, kepolisian, hingga kejaksaan, untuk melakukan introspeksi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kepada rakyat.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan lima bendungan yang berpusat di Bendungan Meninting, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/7).

>>> Prabowo Targetkan MBG Jangkau Seluruh Indonesia Awal 2027

"Saya minta kita introspeksi terutama para birokrat. Ini banyak birokrat di sini yang saya lihat ya.

Birokrat introspeksi, kita semua introspeksi. Pejabat-pejabat militer dan polisi introspeksi," kata Prabowo.

Dalam arahannya, Presiden mengingatkan bahwa para aparatur negara adalah pelayan masyarakat. Seluruh fasilitas dan jabatan yang melekat pada mereka berasal dari rakyat.

"Saudara adalah milik rakyat, bintangmu dari rakyat, sepatumu dari rakyat, topimu dari rakyat. Jangan pernah lupa itu.

Kejaksaan demikian juga. Anda jaksa ya?

Pakai bintang juga loh. Kau juga milik rakyat," ucap Prabowo.

Kepala Negara juga meminta seluruh aparatur di pemerintahan, birokrasi, kementerian, dan lembaga untuk melakukan perbaikan dan mawas diri.

Mereka diminta tidak melawan kehendak rakyat yang menginginkan pemerintahan bersih dari korupsi dan penipuan.

>>> Limbah Jahe Disulap Jadi Biobriket, Energi Bersih dari Residu Penyulingan

Prabowo menegaskan bahwa rakyat tidak menghendaki praktik korupsi dibiarkan maupun berbagai bentuk penipuan terus berlanjut dalam penyelenggaraan pemerintahan.

"Kepada aparat negara, kepada petugas-petugas negara yang ada di pemerintahan, yang ada di birokrasi, di setiap kementerian, di setiap lembaga, marilah kita bersama-sama benahi diri, perbaiki diri," ujar Prabowo.

"Saya tidak mau lihat ke belakang, tapi saya mohon perbaiki diri, mawas diri. Jangan melawan kehendak rakyat.