Android Auto memang unggul dalam navigasi, musik, dan panggilan telepon. Namun, untuk hiburan video, platform ini sengaja dibatasi demi keselamatan.

Saya sering menghabiskan waktu menunggu di parkiran atau terjebak macet. Layar besar di mobil terasa sia-sia karena tidak bisa memutar video.

>>> Four Seasons Resorts of Asia Hadirkan Paket Babymoon untuk Calon Orang Tua

Setelah mencari solusi, saya menemukan Fermata Auto. Aplikasi open source ini mengisi celah besar yang ditinggalkan Google.

Fermata Auto: Solusi Video di Android Auto

Fermata Auto memungkinkan pemutaran media lokal, YouTube, streaming IPTV, dan bahkan browser web. Semua terintegrasi dalam satu aplikasi.

Saya paling sering menggunakannya untuk menonton podcast seperti StarTalk. Visual tidak terlalu penting, jadi tidak mengganggu konsentrasi.

Browser bawaannya juga berguna untuk mengecek status penerbangan, skor pertandingan, atau mengisi saldo tol. Meski bukan pengganti Chrome, cukup membantu.

>>> IRGC Iran Klaim Hancurkan 2 Fasilitas AS di Pangkalan Militer Yordania

Fermata Auto juga mendukung IPTV. Saya pernah menggunakannya untuk menonton sepak bola saat berhenti.

Cara Instalasi dan Keamanan

Instalasi cukup mudah: unduh APK dari GitHub, lalu aktifkan mode pengembang di Android Auto. Setelah itu, aplikasi muncul di dasbor mobil.

Google memblokir aplikasi video demi keselamatan. Pengguna harus bertanggung jawab hanya menggunakan Fermata Auto saat parkir atau dalam kondisi aman.

>>> Hadiah Dinaikkan Jadi $4.000 untuk Kasus Pembunuhan di Denver

Digunakan dengan bijak, aplikasi ini mengubah layar mobil menjadi pusat hiburan yang berguna. Tidak berbeda dengan menonton video di ponsel saat berhenti.