Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk, Nagita Slavina, mengungkapkan penyebab penurunan pendapatan perusahaan pada 2024 dan 2025.

Ia mengatakan kondisi itu merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mengurangi ketergantungan terhadap dirinya dan suaminya, Raffi Ahmad, sebagai sumber pendapatan.

>>> Polisi Digigit Ular saat Kejar Tahanan Kabur, Sempat Dirawat Inap

Berdasarkan data prospektus, pendapatan RANS turun dari Rp437,81 miliar pada 2023 menjadi Rp410,50 miliar pada 2024.

Pada 2025, pendapatan kembali turun menjadi Rp353,38 miliar.

Nagita menjelaskan RANS sejak beberapa tahun terakhir sengaja melakukan diversifikasi bisnis agar tidak lagi bergantung pada pendapatan dari aktivitas Raffi Ahmad dan dirinya sebagai brand ambassador.

"Memang itu salah satu cara kita, strategi kita untuk mengurangi ketergantungan terhadap saya dan Raffi," ujar Nagita dalam konferensi pers pencatatan perdana saham RANS di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (10/7).

Dia mengatakan strategi tersebut berhasil menurunkan kontribusi pendapatan dari aktivitas brand ambassador secara konsisten, dari 24 persen pada 2023 menjadi 14 persen pada 2025.

Di sisi lain, kontribusi pendapatan dari lini bisnis nonmedia justru meningkat signifikan. Per 2025, sebesar 51,76 persen total pendapatan RANS sudah dikontribusikan oleh lini bisnis non media.

"Jadi itu memang salah satu cara kita membuktikan bahwa risiko-risiko itu sudah kita lakukan terlebih dahulu supaya mengurangi risiko ketergantungan terhadap saya dan Raffi dan keluarga," ujar Nagita.

Menurut dia, ke depan RANS akan fokus mengembangkan bisnis berbasis kekayaan intelektual (IP), penyelenggaraan acara, serta pemanfaatan kecerdasan buatan (AI).

"Memang kita fokusnya di IP based product, event, dan juga nanti penggunaan AI ke depannya," ujar dia.