PT RANS Entertainment Indonesia Tbk resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (10/7/2026).

Langkah ini menandai babak baru bagi perusahaan media dan hiburan yang didirikan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina sebagai perusahaan publik.

>>> IU dan Lee Jong Suk Putus Usai 4 Tahun Pacaran

Dalam seremoni pencatatan saham di Gedung BEI, Raffi Ahmad mengatakan keputusan membawa RANS ke pasar modal bukan sekadar untuk menghimpun pendanaan.

Ia ingin membangun perusahaan yang dapat bertahan dalam jangka panjang.

Raffi berharap RANS tidak lagi identik dengan dirinya maupun Nagita, melainkan menjadi perusahaan yang dimiliki masyarakat. "Visi saya cuma satu, RANS bisa menjadi sebuah legacy.

Mulai hari ini RANS bukan hanya Raffi Ahmad dan Nagita Slavina lagi, tapi juga dimiliki oleh masyarakat," ujarnya.

Ia juga berharap RANS dapat berkembang menjadi wadah yang memberi manfaat bagi banyak orang dan tetap eksis lintas generasi.

"Suatu saat nanti ketika saya dan Nagita sudah tidak ada lagi, saya ingin RANS tetap hidup dan menjadi manfaat untuk masyarakat," katanya.

>>> Kabar Duka Selimuti Dunia Hiburan, Ayah Audi Marissa Meninggal di Usia 60 Tahun pada Jumat, 10 Juli 2026: Curahan Hati Sang Aktris Bikin Netizen Terharu!

Perjalanan RANS dari Garasi ke Pasar Modal

Raffi mengenang awal perjalanan RANS yang dimulai pada 2016 dari garasi rumahnya.

Berawal dari konten yang mendokumentasikan kehidupan keluarga, jumlah pengikut di media sosial terus bertambah hingga membuka berbagai peluang bisnis.

Menurutnya, dukungan para penggemar menjadi salah satu faktor penting yang mengantarkan RANS hingga berhasil menjadi perusahaan terbuka.

Ia menyampaikan apresiasi kepada BEI, OJK, mitra bisnis, investor, serta keluarga yang mendukung perjalanan tersebut.

Dalam IPO, RANS melepas sebanyak 2,525 miliar saham baru atau setara 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga penawaran Rp170 per saham.

>>> Indonesia Diklaim Negara Pertama Pakai B50, Berapa Harganya?

Melalui aksi korporasi tersebut, perseroan menargetkan perolehan dana sebesar Rp429,25 miliar.