Gempa bumi dalam yang baru-baru ini mengguncang Pulau Hawaii disebabkan oleh beban berat gunung berapi yang membengkokkan litosfer Bumi yang rapuh, bukan oleh aktivitas magma.

Hal itu diungkapkan oleh para ilmuwan dari U. S.

>>> Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Pesisir Barat Pulau Hawaii

Geological Survey Hawaiian Volcano Observatory.

Gempa berkekuatan 6,0 melanda tenggara Captain Cook pada kedalaman 14 mil pada 22 Mei lalu.

Gempa itu diikuti oleh gempa berkekuatan 4,6 di dekat Keauhou pada 2 Juni dan gempa berkekuatan 4,7 di dekat Pepeʻeeo pada 9 Juni.

>>> British Museum Terima Kedatangan Bayeux Tapestry untuk Pameran Bersejarah

Perbedaan dengan Zona Cincin Api

Observatorium menyatakan bahwa isolasi tektonik Kepulauan Hawaii membuat seismisitasnya berbeda secara fundamental dari zona batas lempeng seperti Cincin Api Pasifik.

Para ilmuwan menjelaskan bahwa lempeng Pasifik membawa massa vulkanik ini ke arah barat laut sementara mantel plume yang memberi makan tetap diam.

Masyarakat diimbau untuk menerapkan prinsip "drop, cover, and hold-on" saat terjadi gempa.

>>> Blue Jays Hancurkan Giants, Dylan Cease Hampir No-Hitter

Sementara itu, Kīlauea telah mengalami erupsi episodik di dalam kaldera puncaknya sejak 23 Desember 2024, dengan episode semburan terbaru terjadi pada 27 Juni.