Pendiri PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) Raffi Ahmad hanya tersenyum lebar saat mendapat pertanyaan soal tudingan perusahaan terlibat praktik pencucian uang yang ramai di media sosial.

Momen itu terjadi dalam konferensi pers usai pencatatan perdana saham RANS di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (10/7).

>>> Honda Bantah Vario Evo 160 Saingan Langsung Yamaha Aerox 155

Pertanyaan tersebut ditujukan antara lain kepada Raffi Ahmad, Direktur Utama RANS Nagita Slavina, dan Komisaris Utama RANS Darwin Cyril Noerhadi.

Mendengar pertanyaan itu, Raffi tampak tersenyum lebar sambil menoleh ke arah Darwin. Nagita yang duduk di sampingnya juga ikut tersenyum tipis.

Darwin kemudian merespons pertanyaan tersebut. Ia menegaskan isu pencucian uang yang beredar hanyalah rumor dan bukan berdasarkan fakta.

"Jadi kalau mungkin tadi masalah pencucian uang, itu mungkin lebih kepada rumours yang ada, daripada faktanya yang ada.

Mungkin itu jawaban dari saya," ujar Darwin.

Darwin kemudian menjelaskan bagaimana proses pencatatan saham RANS di BEI telah memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku.

Ketentuan itu seperti batas minimal saham beredar di publik (free float) sebesar 15 persen dan ambang batas pelaporan kepemilikan saham menjadi 1 persen.

"Dua syarat itu yang kemudian otoritas di pasar modal membuat perubahan. Perubahan itu yang sekarang dalam proses dan berlangsung dan RANS memenuhi syarat tersebut," ujar Darwin.

Darwin mengatakan seluruh proses penawaran umum perdana saham (IPO) telah melalui pemeriksaan sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia.

Darwin menjelaskan proses IPO mewajibkan perusahaan membuka berbagai informasi yang berkaitan dengan aspek hukum, akuntansi, hingga keterbukaan informasi kepada publik.