Astra Honda Motor (AHM) membantah anggapan bahwa skutik terbarunya, Vario Evo 160, merupakan pesaing langsung Yamaha Aerox 155.

Direktur Pemasaran AHM Octavianus Dwi Putro menjelaskan, Vario Evo 160 mengisi segmen skutik kelas 'high' namun tetap fungsional.

>>> Suzhou Industrial Park: Percontohan Kawasan Industri Modern China

Perbedaan utama terletak pada desain pijakan kaki.

Vario Evo 160 menggunakan platform flat deck yang rata, sementara Aerox 155 memiliki center tunnel atau gundukan di tengah.

Menurut Octavianus, flat deck memudahkan pengendara membawa barang dan naik turun motor. Center tunnel pada Aerox 155 lebih mengutamakan stabilitas ala motor sport.

"Rasanya masih belum sampai head to head gitu," ujar Octavianus di Belitung, Kamis (9/7).

Meski demikian, kedua motor kerap dibandingkan karena kapasitas mesin dan tenaga yang mirip.

Vario Evo 160 memiliki mesin 156,9 cc dengan tenaga 15,4 PS dan torsi 14 Nm.

Aerox 155 mengusung mesin 155,09 cc, tenaga 15,4 PS, dan torsi 14,2 Nm. Harga keduanya juga bersinggungan, meski Vario Evo 160 umumnya lebih murah.

>>> IU dan Lee Jong Suk Resmi Putus Setelah 4 Tahun Pacaran

Vario Evo 160 dibanderol mulai Rp28,5 juta untuk varian CBS, Rp28,7 juta (CBS Nitro), dan Rp31,4 juta (ABS).

Sementara Aerox 155 dijual Rp30,7 juta (Standard), Rp31,2 juta (CyberCity), Rp34,7 juta (CyberCity ABS), Rp40 juta (Turbo), Rp40,4 juta (Turbo 70th Livery), dan Rp42,2 juta (Turbo Ultimate).

Perbedaan lain terlihat pada rangka dan suspensi.

Vario Evo 160 menggunakan rangka underbone dan suspensi tunggal, sedangkan Aerox 155 memakai rangka backbone dan suspensi ganda.

Dimensi Aerox 155 juga lebih besar: 1.980 mm x 710 mm x 1.170 mm, dibanding Vario Evo 160 yang 1.929 mm x 686 mm x 1.091 mm.

Bobot Vario Evo 160 116 kg, lebih ringan dari Aerox 155 yang mencapai 130 kg.

AHM menilai skutik flat deck masih memiliki pasar tersendiri.

>>> 10 Kota Paling Layak Huni di Dunia 2026, Hanya 2 dari Asia

Pengembangan Vario Evo 160 dilakukan untuk membuat motor 160 cc yang relevan dengan kebutuhan anak muda masa kini.