Honda dikabarkan tengah menjajaki kerja sama strategis dengan Nissan. Langkah ini diambil di tengah tekanan finansial yang dialami pabrikan asal Jepang tersebut.

CEO Honda, Toshihiro Mibe, mengungkapkan bahwa perusahaannya berencana menggandeng Nissan untuk mengembangkan teknologi Engine Control Unit (ECU) generasi terbaru.

>>> Marc Marquez Kenang Rival MotoGP: Lorenzo, Pedrosa, Stoner, dan Rossi

Teknologi ini akan menjadi fondasi bagi kendaraan masa depan.

Teknologi ECU hasil kolaborasi ini rencananya akan diterapkan pada berbagai model kendaraan Honda, Nissan, dan Mitsubishi, termasuk kendaraan listrik (EV).

Skandal Masa Lalu Nissan Jadi Sorotan

Namun, langkah Honda menggandeng Nissan menimbulkan pertanyaan terkait sejumlah skandal yang pernah mencoreng Nissan dalam satu dekade terakhir.

>>> Crunchyroll Umumkan Akuisisi Baru di Anime Expo 2026

Beberapa skandal besar yang melibatkan Nissan antara lain kasus manipulasi keuangan mantan CEO Carlos Ghosn pada 2018, skandal kompensasi CEO Hiroto Saikawa, serta manipulasi uji emisi di Jepang.

Selain itu, Nissan juga pernah terlibat dalam skandal inspeksi kendaraan ilegal dan dugaan suap terkait diler.

>>> Pembatasan Pembelian PS5 Disc Drive 1 Per Order Sudah Berlaku Berbulan-bulan

Meski demikian, Honda tampaknya tidak gentar dan tetap melanjutkan rencana kerja sama ini. Kolaborasi ini dinilai penting untuk meningkatkan efisiensi pengembangan teknologi dan daya saing di era elektrifikasi.