Menjadi juara dunia berkali-kali tidak membuat Marc Marquez kehilangan rasa hormat terhadap lawan-lawannya.

Baru-baru ini, pembalap asal Spanyol itu mengenang masa-masa berhadapan dengan nama-nama besar MotoGP saat ia masih berusia 20-an.

>>> Crunchyroll Umumkan Akuisisi Baru di Anime Expo 2026

Marquez mengungkapkan bahwa setiap rival memiliki karakteristik unik yang membuatnya kagum.

Ia membedah keunggulan masing-masing pembalap legendaris yang termasuk dalam 'Fantastic Four' MotoGP, yaitu Jorge Lorenzo, Dani Pedrosa, Casey Stoner, dan Valentino Rossi.

Konsistensi Lorenzo dan Bakat Pedrosa

Hal pertama yang diingat Marquez adalah konsistensi luar biasa Jorge Lorenzo. Menurutnya, catatan waktu Lorenzo sangat stabil dari putaran awal hingga akhir balapan.

"Konsistensinya sangat mengesankan.

Dia bisa datang ke sebuah sirkuit dan mampu membalap sepanjang balapan selalu dalam rentang dua persepuluh detik," ujar Marquez dikutip dari Motosan.

es.

Beralih ke Dani Pedrosa, Marquez memberikan pujian tinggi untuk bakat murni yang dimiliki rekan senegaranya itu.

Ia menilai apa yang dilakukan Pedrosa di atas motor MotoGP adalah sesuatu yang luar biasa.

"Bagi saya, dia adalah bakat murni.

Mengendarai motor MotoGP dengan postur dan berat badannya adalah sesuatu yang hanya bisa dilakukan orang dengan bakat luar biasa.

>>> Pembatasan Pembelian PS5 Disc Drive 1 Per Order Sudah Berlaku Berbulan-bulan

Dia pantas memenangkan gelar juara dunia," tegas Marquez.

Kecepatan Instan Stoner dan Kecerdasan Rossi

Marquez juga menyoroti kekuatan utama Casey Stoner, yaitu kecepatan instan. Stoner tidak perlu waktu lama untuk beradaptasi; ia langsung tancap gas sejak awal sesi.

"Mencetak rekor sirkuit di lap ketiga itu sangat sulit dilakukan. Ledakan kecepatan seperti itu adalah kekuatan terbesarnya," kata Marquez.