Manajer Ducati, Davide Tardozzi, menyadari bahwa Francesco Bagnaia bisa menjadi ancaman besar bagi timnya pada MotoGP musim depan.

Bagnaia akan bergabung dengan Aprilia setelah delapan musim bersama Ducati.

>>> Harvey Weinstein Alami Gagal Jantung di Rikers Island

Kepindahan Bagnaia terjadi karena Ducati memilih mempertahankan Marc Marquez dan mendatangkan Pedro Acosta. Aprilia mengumumkan perekrutan Bagnaia untuk kontrak empat tahun menjelang MotoGP Belanda 2026.

Tardozzi mengakui hubungan pribadi yang terjalin selama delapan tahun akan berubah. "Akan lucu tahun depan jika dia menjadi lawan," ujarnya kepada MotoGP dikutip dari Crash.

Bagnaia adalah pembalap Ducati paling sukses di MotoGP dengan dua gelar juara dunia dan dua kali runner up.

>>> Ledakan di Kawasan Industri Candi Semarang Tewaskan Satu Pekerja

Tardozzi menilai Bagnaia bisa menjadi 'masalah' bagi Ducati pada 2027.

"Kami tahu bahwa Pecco akan menjadi semacam, 'masalah' bagi kami karena dia adalah pembalap yang sangat, sangat cepat," tutur Tardozzi.

Tardozzi memberikan apresiasi atas kontribusi Bagnaia selama delapan tahun. "Dia juara dunia dua kali, 31 balapan menang, 63 podium.

>>> Polisi Blokir Lima Rekening di Kasus Penipuan Umrah Hanania Travel

Dia adalah teman yang sangat baik," katanya.