California Jury Perintahkan Chris Brown Bayar 12,9 Juta Dolar
Juri di California memerintahkan penyanyi R&B Chris Brown untuk membayar ganti rugi sebesar 12,9 juta dolar AS kepada Maria Avila, seorang pembantu rumah tangga yang menjadi korban serangan anjing penjaga di propertinya di Tarzana pada tahun 2020.
Vonis tersebut dijatuhkan dalam persidangan di Van Nuys, California, yang mengakhiri pertikaian hukum sejak Avila menggugat artis itu pada 2021.
>>> Hukum Kesehatan Republik Ancam 500.000 Warga New York Kehilangan Asuransi
Serangan dilakukan oleh seekor anjing gembala Kaukasus bernama Hades.
Avila bersaksi bahwa serangan itu menyebabkan luka parah di lengan dan wajahnya, membutuhkan puluhan jahitan dan cangkok kulit, serta gangguan stres pasca-trauma dan kerusakan saraf permanen.
Juri juga memberikan 885.000 dolar untuk tekanan emosional kepada saudara perempuan Maria, Patricia Avila, dan 50.000 dolar kepada suami Maria, Oscar Olivo.
Brown yang berada di rumah saat kejadian mengakui kelalaian, tetapi membantah tingkat keparahan cedera dan mengklaim telah memperingatkan para pembantu tentang hewan berbahaya tersebut.
Penyanyi itu bersaksi bahwa ia mengamankan anjing setelah serangan, tetapi meninggalkan properti sebelum ambulans tiba untuk mencegah perhatian media terkait status selebritinya.
Ia juga berargumen bahwa keberadaan anjing penjaga sangat penting karena seringnya situasi penguntit di rumahnya.
>>> Event Booyah Pass Ring Free Fire Juli 2026 Resmi Rilis, Hadiah Eksklusif Menanti
Setelah vonis, kuasa hukum para korban menyatakan kepuasan dengan hasil pengadilan setelah bertahun-tahun litigasi.
"Setelah lebih dari lima tahun berperkara melawan Chris Brown, kami sangat senang bisa mendapatkan keadilan bagi klien kami, Patricia.
Kami sangat bahagia untuknya dan keluarganya setelah semua yang mereka alami pada hari yang mengerikan itu," kata Michael C Murphy Jr, pengacara Patricia.
Hukuman perdata ini menambah catatan panjang sengketa hukum bagi artis platinum tersebut, yang saat ini sedang menjalani tur konser bersama Usher di Amerika Serikat dan Kanada.
Brown sebelumnya menjalani hukuman penjara dan masa percobaan setelah mengaku bersalah atas penganiayaan terhadap penyanyi Rihanna pada 2009, dan kemudian menyelesaikan tuntutan penganiayaan yang diajukan oleh mantan manajernya pada 2016.
>>> Indonesia Jadi Target Ekspansi SEA Health Summit, Dorong Hilirisasi Inovasi Kesehatan
Ia juga dijadwalkan menghadapi persidangan pidana di London pada 26 Oktober 2026, bersama terdakwa Omololu Akinlolu, setelah mengaku tidak bersalah atas tuduhan penganiayaan berat terkait insiden tahun 2023.
Update Terbaru
Fitur Tersembunyi Pixel Ini Bikin Saya Hapus Aplikasi Audio Pihak Ketiga
Rabu / 01-07-2026, 19:21 WIB
Viral Video Kerumunan Lempar Botol ke Polisi Saat Tahanan Kabur di Boston
Rabu / 01-07-2026, 19:20 WIB
Polisi Tangkap Pelaku Tabrak Lari Sengaja Setelah Pengejaran di Tiga Kabupaten Florida
Rabu / 01-07-2026, 19:20 WIB
Lloyds Banking Group Rebrand: Halifax Beralih ke Lloyds pada 2027
Rabu / 01-07-2026, 19:15 WIB
Prakiraan Cuaca Cerah untuk Grand Prix Inggris 2026 di Silverstone
Rabu / 01-07-2026, 19:14 WIB
Rekor Gila Erling Haaland di Piala Dunia 2026: Tembus 60 Gol Internasional Tercepat
Rabu / 01-07-2026, 19:14 WIB
Jadwal Timnas Indonesia Juli 2026: Garuda Padat di Piala AFF
Rabu / 01-07-2026, 19:14 WIB
Bos DJP Sebut 6 Kategori Pedagang Online Tak Dikenai Pajak Penghasilan
Rabu / 01-07-2026, 19:14 WIB
6 Tipe Kepribadian Orang yang Suka Nonton Ulang Serial Favorit
Rabu / 01-07-2026, 19:14 WIB
Jadwal Janice Tjen/Aldila Sutjiadi di Wimbledon 2026: Lawan Tuan Rumah
Rabu / 01-07-2026, 19:14 WIB
Rekap 32 Besar Piala Dunia 2026: Prancis, Brasil, dan Norwegia Lolos ke 16 Besar
Rabu / 01-07-2026, 19:10 WIB
China Luncurkan Kapal Selam Tanpa Sirip Atas, Sulit Dideteksi
Rabu / 01-07-2026, 19:10 WIB
Prabowo Apresiasi Polri Pertahankan Nihil Terorisme
Rabu / 01-07-2026, 19:10 WIB
Perpres Disiapkan, Driver Ojol Bakal Masuk Kategori Pengusaha Mikro
Rabu / 01-07-2026, 19:08 WIB






