Prabowo Tegaskan Hukum Tak Boleh Jadi Alat Balas Dendam Politik
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa hukum tidak boleh dijadikan alat untuk balas dendam politik.
Pernyataan itu disampaikan saat pidato di upacara peringatan HUT Bhayangkara ke-80 di Satlat Brimob Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7).
>>> IHSG Dibuka Hijau ke Level 5.688, Investor Asing Jual Bersih Rp1,04 Triliun
Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat negara, termasuk Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Dalam pidatonya, Prabowo menyoroti pentingnya penegakan hukum yang adil.
"Hukum tidak boleh tajam ke bawah, tumpul ke atas. Hukum tidak boleh menjadi alat mereka-mereka yang punya uang.
Hukum tidak boleh menjadi alat balas dendam politik. Hukum tidak boleh digunakan untuk kepentingan satu kelompok manapun," tegas Prabowo.
Prabowo menekankan bahwa Indonesia adalah negara hukum. Oleh karena itu, hukum harus ditegakkan, dihormati, dan dihargai.
>>> Polri Anugerahkan Medali Kehormatan Loka Praja Samrakshana kepada Presiden Prabowo
Ia juga menyampaikan bahwa hukum harus menjadi pelindung rakyat, memberikan rasa aman kepada warga yang jujur, dan menjadi tempat berlindung bagi mereka yang lemah.
"Tidak boleh ada kriminalisasi. Tidak boleh ada penyalahgunaan wewenang.
Dan tidak boleh ada siapapun yang kebal terhadap hukum," ujarnya.
Lebih lanjut, Prabowo menekankan bahwa rakyat yang paling lemah harus mendapat perlindungan. Rakyat yang mencari kebenaran dan keadilan juga harus dilayani.
>>> Suporter Jerman Freddy Viral, Dongkrak Sentimen Positif AS terhadap Jerman
"Orang yang benar harus merasa aman. Orang yang bersalah harus bertanggung jawab atas perbuatannya," pungkasnya.
Update Terbaru
Canaya, Kopi Inovasi Panas Bumi dari Pertamina Geothermal Energy
Rabu / 01-07-2026, 12:01 WIB
J&T Express Perluas Layanan ke 60 Negara, Bidik Peluang Ekspor UMKM
Rabu / 01-07-2026, 12:01 WIB
Gemini Spark Kini Bisa Otomatiskan Tugas di Mac, Termasuk dari Jarak Jauh
Rabu / 01-07-2026, 12:00 WIB
Cara Cek Status Penerimaan Bansos PKH Rp1,25 Juta yang Cair untuk KPM Baru 2026
Rabu / 01-07-2026, 12:00 WIB
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Instrumen Jaga Pertumbuhan Sulut
Rabu / 01-07-2026, 12:00 WIB
Harga Minyak Naik ke US$73,45 usai Iran Tolak Temui Utusan AS
Rabu / 01-07-2026, 12:00 WIB
Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp2,625 Juta per Gram
Rabu / 01-07-2026, 12:00 WIB
Inggris Investasi Rp 7,2 Triliun untuk Gantikan Jet Red Arrows yang Menua
Rabu / 01-07-2026, 11:57 WIB
Hasil Piala Dunia: Meksiko Kalahkan Ekuador 2-0, Lolos ke 16 Besar
Rabu / 01-07-2026, 11:57 WIB
Bupati Bangkalan Minta Kematian Sekdin di Bandara Juanda Diusut Tuntas
Rabu / 01-07-2026, 11:57 WIB
KPK: Ketum Pemuda Pancasila Diduga Kuasai Aset Hasil Korupsi Rita Widyasari
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB
Daftar 7 Tim Negara Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB
Prabowo Klaim Dapur MBG Polri Terbaik, Netizen: Kamu Diketawain Negara Lain
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB






