Sensus Ekonomi 2026 Jadi Instrumen Jaga Pertumbuhan Sulut
Badan Pusat Statistik (BPS) meyakini Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) dapat menjadi instrumen untuk menjaga tren pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara (Sulut).
Hal ini disampaikan Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, dalam pencanangan SE2026 di Kantor Gubernur Sulut, Selasa (30/6).
>>> Harga Minyak Naik ke US$73,45 usai Iran Tolak Temui Utusan AS
Acara tersebut dihadiri Gubernur Sulut Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay.
Sonny mengatakan, data SE2026 akan memberikan gambaran utuh ekonomi Sulut, baik dari sektor laut maupun darat.
"Jadi nanti Pak Gubernur akan dapat data gambaran utuh tentang ekonomi yang ada di Sulawesi Utara ini. Mulai dari laut dan darat, semuanya luar biasa," ujar Sonny.
Ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi Sulut melampaui rata-rata nasional dan diiringi penurunan tingkat kemiskinan hingga 6,62 persen.
Menurut Sonny, data SE2026 dapat menjadi dasar kuat dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi, mendorong investasi, memperkuat UMKM, dan memastikan manfaat pertumbuhan dirasakan merata.
Ia menganalogikan sensus ekonomi seperti medical check-up untuk mengetahui kondisi ekonomi secara menyeluruh.
>>> Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp2,625 Juta per Gram
Pelaksanaan SE2026 merupakan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik yang mewajibkan sensus ekonomi setiap 10 tahun sekali.
BPS akan menerjunkan 2.401 petugas untuk mendata sekitar 297 ribu unit usaha di 15 kabupaten/kota di Sulut.
Selain perusahaan, BPS juga mencatat aktivitas ekonomi rumah tangga secara door to door.
Gubernur Sulut Yulius Selvanus menyatakan, data statistik menjadi fondasi utama dalam menyusun kebijakan tepat sasaran.
Ia yakin BPS dapat menjalankan SE2026 dengan baik, didukung tim lapangan yang mencapai dua ribu lebih.
Sonny mengajak seluruh masyarakat, pelaku usaha, pemerintah daerah, akademisi, dan media untuk menyukseskan SE2026.
Ia menekankan pentingnya TIR: Terima petugas, Isi data dengan benar, dan Rahasia data terjaga.
Update Terbaru
Daftar Wilayah Masuk Puncak Musim Kemarau Juli 2026, Waspada Dampaknya
Rabu / 01-07-2026, 12:57 WIB
Beli Tiket ARTJOG 2026 Lewat BRImo, Dapat Diskon 15 Persen
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
DPR Hormati Putusan MK yang Tegaskan Pilkada Tetap Dipilih Rakyat
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
Haaland Jadi Pahlawan, Norwegia Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
Neraca Perdagangan RI Defisit US$1,61 Miliar pada Mei 2026
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
Cara Cek Tilang Elektronik ETLE Online via HP, Jangan Sampai STNK Diblokir
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
Pemprov Jateng Usulkan 1.000 Formasi CPNS 2026, Prioritas Tenaga Kesehatan
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
Pelatih Ekuador Bangga Meski Timnya Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 12:55 WIB
Kapolri Laporkan SPPG Polri Zero Accident di Depan Prabowo
Rabu / 01-07-2026, 12:55 WIB
Reli Surplus 72 Bulan Tamat, Neraca Dagang RI Defisit US$1,61 M
Rabu / 01-07-2026, 12:55 WIB
IHSG Hijau 5.690 Siang Ini, 362 Saham Menguat
Rabu / 01-07-2026, 12:49 WIB
ASN Malaysia Bisa WFH 2 Hari Mulai 1 Agustus
Rabu / 01-07-2026, 12:49 WIB
Update Harga HP Redmi, POCO, dan Xiaomi Juli 2026, Mulai Rp1 Jutaan
Rabu / 01-07-2026, 12:49 WIB
Sering Sakit Kepala Sebelah? Ini 4 Tips Agar Migrain Tak Kambuh
Rabu / 01-07-2026, 12:49 WIB






